News Update

Begini Cara Menggunakan Binance Futures untuk Trading Kripto dan Bitcoin

Jakarta – Perkembangan pasar aset kripto sangat dinamis. Trader pun dituntut untuk memahami istilah dalam dunia kripto. Yang mendasar, misalnya, mengetahui perbedaan antara spot trading dan futures trading. Ini menjadi krusial bagi investor pemula.

Jika ditelaah lebih jauh, spot trading menawarkan pendekatan yang lebih sederhana, transparan, dan minim risiko karena melibatkan kepemilikan langsung atas aset.

Sebaliknya, futures trading memberikan fleksibilitas strategis dan potensi keuntungan yang lebih besar melalui penggunaan leverage, namun juga disertai risiko yang lebih tinggi dan kompleks.

Agar para trader tidak boncos, penting untuk memilih aplikasi yang memberikan fitur yang lengkap. Sehingga trader bisa melakukan riset dan analisa seperti aplikasi Binance futures. Tak hanya itu, Binance futures juga menawarkan banyak aset kripto yang bisa perdagangkan seperti BTC USDT.

Pada dasarnya, crypto futures trading adalah aktivitas membeli atau menjual kontrak berjangka yang memungkinkan trader untuk bertransaksi aset kripto di masa depan dengan harga yang telah ditentukan sebelumnya.

Baca juga:Pemimpin Industri Aset Kripto Beberkan Inovasi Tarik Investor di CFX Crypto Conference 2025

Kontrak ini memungkinkan trader untuk memilih posisi long atau short tanpa perlu memiliki aset tersebut secara fisik. Penggunaan Binance futures, misalnya, memberikan keuntungan dalam trading berjangka karena trader dapat mendapat profit dari perubahan harga pasar cryptocurrency tanpa harus memiliki asetnya.

Dalam trading crypto futures, trader dapat mengambil dua jenis posisi sesuai kondisi pasar. Pertama, posisi long (beli): trader membeli kontrak futures dengan harapan nilainya akan meningkat di masa depan. Sedangkan yang kedua adalah posisi short (jual): trader menjual kontrak futures dengan harapan nilai aset tersebut akan menurun di masa mendatang.

Cara Trading Crypto Futures di Binance

1. Mendaftar dan Memverifikasi Akun

Seperti pada umumnya platform crypto exchange, trader perlu mendaftar dengan menyertakan informasi pribadi seperti nama, alamat email, dan nomor telepon. Kemudian, lakukan verifikasi menggunakan kartu identitas.

2. Memilih Jenis Akun Binance Futures

Setelah mendaftar dan melakukan verifikasi, pilih platform Binance Futures dan klik Open Now. Klik Open Now untuk membuka akun Trading Binance Futures

3. Memilih Kontrak Futures

Di platform Binance Futures, tersedia berbagai pilihan kontrak seperti BTCUSDT, ETHUSDT, hingga ETCUSDT. Pastikan pilihan kontrak yang trader ambil sesuai dengan jumlah deposit yang akan disetorkan.

Perhatikan bahwa pemilihan kontrak di Binance dalam dolar Amerika (USD) terdiri dari dua jenis, yaitu BUSD dan USDT. Pilih jenis kontrak berdasarkan collateral yang dimiliki di Binance Futures, misalnya BTC dan USDT

4. Melakukan Deposit

Untuk memulai perdagangan, para trader harus menyiapkan dana dengan menyetorkan sejumlah uang ke Binance Futures. Selain itu, mereka juga dapat memindahkan saldo dari Binance Spot Trading. Para trader dapat melakukan penyetoran atau transfer USDT atau Bitcoin dari Dompet Spot ke Binance Futures.

Baca juga: OJK Buka Peluang Model Bisnis Kripto Baru Masuk Regulatory Sandbox

Saldo yang disetorkan ini akan menjadi jaminan untuk menggunakan margin di Binance Futures. Terdapat dua opsi untuk margin, yang pertama adalah margin dalam USD. Ini dilakukan dengan menyetorkan USDT atau BUSD dan memilih Futures USD-M.

5. Memilih Tingkat Leverage dan Margin

Trader dapat memanfaatkan leverage untuk mengurangi risiko atau untuk mendapatkan keuntungan yang lebih tinggi di pasar yang volatile. Ketika diluncurkan pada tahun 2019, leverage di Binance Futures dapat mencapai 125x.

Page: 1 2

Galih Pratama

Berkecimpung di industri media sejak 2014. Saat ini di infobanknews.com bertugas menulis dan menyunting artikel yang berkaitan dengan isu ekonomi, perbankan, pasar modal hingga industri keuangan non-bank (IKNB).

Recent Posts

Ekspansi Ritel, MR.DIY Indonesia Siap Tambah 270 Toko dan Flagship Store di 2026

Poin Penting MR.DIY Indonesia menargetkan pembukaan sekitar 270 toko baru pada 2026. Ekspansi didukung arus… Read More

3 hours ago

Geopolitik dan Harga Minyak Bayangi Ekonomi 2026, Permata Bank Lakukan Strategi Ini

Poin Penting Ekonom Permata Bank menilai geopolitik dan pasar global menjadi tantangan ekonomi 2026. Konflik… Read More

4 hours ago

Klaim Bencana Sumatra Belum Tuntas, Jasindo Targetkan Finalisasi Mei 2026

Poin Penting Jasindo masih memverifikasi kerusakan aset akibat bencana di sejumlah wilayah Sumatra. Nilai kerugian… Read More

4 hours ago

Ekonom Ingatkan PR Besar Pimpinan Baru OJK, dari Pasar Modal hingga Risiko BPR

Poin Penting Ekonom Permata menilai kepemimpinan baru OJK diharapkan mampu meningkatkan kepercayaan pasar. Transformasi integritas… Read More

5 hours ago

ICDX Gelar Commodity Outlook 2026

Indonesia Commodity & Derivatives Exchange (ICDX) atau Bursa Komoditi dan Derivatif Indonesia (BKDI) mengadakan ICDX… Read More

5 hours ago

KPK Tahan Eks Menag Yaqut Cholil Qoumas dalam Kasus Korupsi Kuota Haji

Poin Penting KPK resmi menahan mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas terkait kasus kuota haji.… Read More

6 hours ago