Jakarta – Platform investasi saham Amerika Serikat (AS) Gotrade Indonesia menggandeng kemitraan strategis dengan TradingView, platform digital yang menyediakan data, grafik, dan perangkat analisis bagi trader dan investor.
Melalui kolaborasi ini, investor Indonesia bisa mendapatkan pengalaman investasi di saham AS dengan alat referensi dan analisis yang lebih canggih. Kemitraan ini juga menjadikan Gotrade sebagai menjadi platform saham AS pertama di Indonesia terintegrasi langsung dengan TradingView.
Kerja sama ini membuat pengguna Gotrade bisa mengakses berbagai fitur yang membantu mereka mengelola risiko investasi dengan lebih efektif. Sebut saja stop-limit order untuk melindungi profit dan membatasi potensi kerugian, personalisasi alert harga yang memberi notifikasi otomatis saat saham mencapai harga target, serta fleksibilitas penuh untuk trading saham AS dari mana saja dan kapan saja.
Baca juga: Analis: Ramainya Aksi Buyback Saham Diharapkan Kurangi Volatilitas
Pengguna Gotrade bisa mengakses charting interaktif dan indikator teknikal yang disediakan TradingView. Investor akan lebih mudah dalam memantau memantau pergerakan pasar secara real-time, menggunakan alat analisis teknikal canggih, termasuk lebih dari 100 indikator populer untuk strategi trading yang lebih akurat.
Harapannya, investor pun bisa membuat keputusan investasi berbasis data yang mendukung pengelolaan risiko lebih baik. Baik bagi pemula maupun trader profesional.
Kehadiran TradingView di Gotrade memastikan setiap pengguna memiliki akses ke alat visual yang intuitif dan bisa membantu menyusun strategi investasi.
“Kerja sama ini adalah langkah besar dalam membantu investor Indonesia mengakses pasar saham AS dengan alat terbaik,” ujar Norman Wanto, Founder & CEO Gotrade, dikutip Selasa, 11 Maret 2025.
Baca juga: Pasar Bergejolak, Danamon: Saatnya Beli Saham Mercy Harga Bajaj
Gotrade melihat minat trader Indonesia terhadap pasar saham AS terus meningkat. Dalam 2 tahun terakhir, rata-rata nilai transaksi di Gotrade Indonesia tumbuh lebih dari 100 persen per tahun. Ini mencerminkan semakin besarnya ketertarikan masyarakat Indonesia untuk berinvestasi dan trading di saham AS.
Ia menambahkan, sebagai pionir investasi saham AS dengan fractional shares, Gotrade terus berupaya melakukan inovasi agar pengguna bisa membuat keputusan investasi yang lebih cerdas dan cepat, sehingga investasinya bisa optimal. (*) Ari Astriawan
Poin Penting Direktur Operasional Bank Mandiri, Timothy Utama, membeli 155 ribu saham BMRI senilai Rp744… Read More
Poin Penting ASII lanjutkan buyback saham dengan dana maksimal Rp2 triliun, dilaksanakan pada 19 Januari–25… Read More
Poin Penting OJK menemukan delapan pelanggaran serius yang merugikan lender, termasuk proyek fiktif, informasi palsu,… Read More
Oleh A.Y. Eka Putra, Pemerhati Ekonomi dan Perbankan PENEGAKAN hukum tindak pidana korupsi di sektor… Read More
Poin Penting Mirae Asset menargetkan IHSG 2026 di level 10.500, meski tekanan global dan data… Read More
PT Bank Muamalat Indonesia Tbk mencatat kinerja positif pada pembiayaan kepemilikan emas syariah melalui produk… Read More