Banking Lifesytle

Begini Cara CIMB Niaga Bantu Atasi Gizi Buruk di RI

Jakarta – PT Bank CIMB Niaga Tbk (CIMB Niaga) terus berupaya membantu pemerintah dalam mengatasi masalah gizi buruk. Salah satunya, menginisiasi kerja sama strategis bersama United Nations Children’s Fund (UNICEF) mencegah stunting di Indonesia. 

Direktur Compliance, Corporate Affairs & Legal CIMB Niaga Fransiska Oei mengatakan, program stunting yang akan berlangsung selama tiga tahun ini difokuskan di Nusa Tenggara Timur (NTT).

Program ini juga sejalan dengan Sustainable Development Goals (SDGs), salah satunya menghapuskan semua bentuk kekurangan gizi pada 2030. Menurutnya, permasalahan gizi buruk dan stunting merupakan tantangan yang harus dihadapi secara gotong royong. 

Baca juga : Berkat Kerja Sama CIMB Niaga-Tzu Chi Indonesia, Pembayaran Donasi Melalui Octo Mobile Jadi Mudah

Karena itu kata dia, dalam program ini, CIMB Niaga berkolaborasi dengan UNICEF juga memberikan kesempatan kepada masyarakat dan nasabah, termasuk rekan-rekan jurnalis yang ingin berkontribusi dengan berdonasi melalui Rekening CIMB Niaga Peduli. 

“Dengan upaya bersama ini, kami berharap program dapat berdampak positif untuk mengurangi masalah gizi buruk dan stunting di Indonesia,” katanya, dalam Halalbihalal dan Silaturahmi bersama Media di Jakarta, Rabu (24/4/2024).

Baca juga : RUPST CIMB Niaga Bagikan Dividen 50% dari Laba Bersih 2023

Adapun, bantuan CIMB Niaga dan donasi nasabah yang terkumpul akan disalurkan UNICEF untuk menjangkau 1.000 anak gizi buruk di 22 Kabupaten/Kota di NTT sehingga mendapatkan perawatan agar selamat dari ancaman gizi buruk. 

CIMB Niaga sendiri menargetkan penyaluran bantuan pencegahan stunting di Tanah Air dalam tiga tahun mencapai Rp4,5 miliar. Di mana, tiap tahunnya akan menggelontorkan bantuan senilai Rp1,5 miliar.

Selain itu, program ini juga berdampak positif bagi lebih dari 100.000 anak balita yang dimonitor pertumbuhan dan perkembangannya, sehingga balita yang berisiko wasting (gizi buruk dan gizi kurang) dapat dideteksi secara dini dan segera ditangani.

Muhamad Ibrahim

Berpengalaman sebagai jurnalis sejak 2014. Saat ini bertugas menulis tentang isu nasional, internasional, ekonomi, perbankan, industri keuangan non-bank (IKNB), hingga Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

Recent Posts

Separuh Driver Grab Ternyata Eks Korban PHK, Ini Fakta dan Potensi Penghasilannya

Poin Penting Grab menyebut separuh mitra ojolnya merupakan mantan korban PHK, menunjukkan peran platform sebagai… Read More

2 hours ago

Kinerja Himbara Turun, OJK Sebut Faktor Siklikal dan Berpotensi Rebound

Poin Penting OJK menilai penurunan kinerja bank Himbara bersifat siklikal akibat faktor global dan pelemahan… Read More

2 hours ago

Tugu Insurance Wujudkan Kepedulian terhadap Alam melalui Program Tugu Green Journey

Poin Penting Tugu Insurance menjalankan program Tugu Green Journey dengan mendaur ulang 1,7 ton limbah… Read More

3 hours ago

Kasus Dugaan PHK Mie Sedaap Didalami Menaker, Ini Perkembangannya

Poin Penting Kemnaker masih menyelidiki dugaan PHK sekitar 400 pekerja PT Karunia Alam Segar, produsen… Read More

4 hours ago

Laba CIMB Niaga (BNGA) 2025 Tumbuh Tipis jadi Rp6,93 Triliun

Poin Penting CIMB Niaga mencatat laba bersih Rp6,93 triliun pada 2025, tumbuh tipis 0,53% secara… Read More

5 hours ago

OJK dan Inggris Luncurkan Kelompok Kerja Pembiayaan Iklim, Ini Targetnya

Poin Penting OJK dan Pemerintah Inggris Raya membentuk Kelompok Kerja Pembiayaan Iklimuntuk mempercepat pembiayaan iklim… Read More

5 hours ago