Ilustrasi: Pembobolan kartu kredit/istimewa
Jakarta – PT Bank BTPN Tbk, (BTPN) menerapkan sistem keamanan berlapis standar internasional dalam memaksimalkan sistem pelayanan perbankan menyusul kasus dugaan pembobolan kartu kredit yang menimpa nasabahnya.
“Kami menggunakan sistem keamanan berlapis standar internasional dan akan terus memaksimalkan layanan untuk kenyamanan nasabah yang semakin optimal,” kata Communications & Daya Head Bank BTPN Andrie Darusman, kepada Infobanknews dikutip 24 Agustus 2023.
Menurutnya, keamanan data dan dana nasabah, serta kenyamanan nasabah merupakan prioritas perusahaan. Termasuk dalam menjalankan proses bisnis, Bank BTPN tetap mengacu pada standar operasional prosedur dan peraturan yang berlaku.
Baca juga: Nasabah Jenius Banyak jadi Korban Pembobolan Rekening, BTPN Ungkap Penyebabnya
Sebagaimana diketahui, Bank BTPN mengonfirmasi telah menerima laporan pengaduan nasabah atas dugaan pembobolan kartu kredit Jenius pada Senin (26/6). Dari hasil investigasi perusahaan, diketahui adanya transaksi tidak sah berupa carding.
“Bank BTPN sendiri telah membatalkan transaksi tidak sah tersebut dan telah sepenuhnya memulihkan saldo nasabah yang terbukti mengalami transaksi tidak sah. Kami pastikan tidak ada kerugian yang dialami nasabah tersebut dalam peristiwa ini,” jelasnya.
Pihaknya memohon maaf atas ketidaknyamanan yang dialami nasabah. Di Bank BTPN, keamanan data dan dana nasabah, serta kenyamanan nasabah, merupakan prioritas perseroan.
Bank BTPN pun menghimbau kepada seluruh nasabah agar selalu meningkatkan kewaspadaan terhadap modus pembobolan kartu kredit.
“Kami mengimbau nasabah agar selalu berhati-hati saat bertransaksi menggunakan kartu debit/kredit di online merchant maupun e-commerce yang belum menerapkan sistem 3D secure atau transaksi tanpa menggunakan OTP, untuk mencegah terjadinya transaksi tanpa otorisasi,” jelasnya.
Sebagaimana diketahui, 3D secure merupakan protokol keamanan transaksi online untuk melakukan konfirmasi (biasa disebut autentikasi) terhadap pemegang kartu dengan cara mengirimkan one time password (OTP).
Bank BTPN juga berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan merupakan peserta penjaminan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS).
Baca juga: Kasus Pembobolan Rekening Bank Masih Marak, Ini Tips Hindari Kejahatan Digital Banking
Tips Menghindari Modus Carding
Diakui Andri, hingga kini masih banyak nasabah yang belum paham mengenai modus carding. Tentu saja, hal ini menjadi tantangan industri perbankan dan membutuhkan upaya bersama untuk mengatasinya.
Khusus kepada nasabah Bank BTPN, pihaknya mengimbau tidak perlu panik ketika mengalami carding. Segeralah hubungi pihak bank dan lakukan tindakan pengamanan dengan melakukan pemblokiran kartu debit/kredit sesegera mungkin, baik dalam aplikasi maupun melalui call center.
Berikut langkah-langkah yang bisa dilakukan agar terhindar dari carding :
Editor: Galih Pratama
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat pelaksanaan Gebyar Ramadan Keuangan Syariah (GERAK Syariah) 2026 berhasil menghimpun… Read More
Poin Penting WOM Finance menetapkan pembagian dividen tunai maksimal 30 persen dari laba bersih 2025,… Read More
Poin Penting BEI dan Kustodian Sentral Efek Indonesia resmi mengumumkan saham dengan konsentrasi kepemilikan tinggi… Read More
Poin Penting DPR menyoroti perlunya kebijakan kredit yang lebih berpihak pada masyarakat, terutama pelaku UMKM… Read More
Oleh Anto Prabowo, Dosen FEB UNS Solo DI tengah dinamika kebijakan ekonomi nasional, munculnya dua… Read More
Dalam program tersebut, BSN memberikan dukungan pembiayaan pendidikan bagi pegawai aktif yang memenuhi kriteria, baik… Read More