Perbankan

Begini Cara Bank Mandiri Perkuat Competitive Advantage

Jakarta – Vice President PT Bank Mandiri (Persero) Tbk Eril Firmansyah menekankan pentingnya customer experience di dunia usaha. Hal ini dikarenakan dapat mendorong terciptanya competitive advantage bagi bank berlogo pita emas ini.

Menurutnya, competitive advantage sendiri memiliki tiga elemen dasar, yakni higher price, lower cost dan better utilization.

“Higher price misalnya, customer experience yang baik apabila kita punya itu (competitive advantage), beberapa kali kita beli sebuah barang atau jasa dengan customer yang baik kita willing to pay on (bersedia membayar lebih),” katanya dalam acara Growth Summit 2024 yang digelar Moengage dan Infobank Digital di Jakarta, Kamis, 29 Agustus 2024.

Baca juga: Komitmen Dukung UMKM, Realisasi Penyaluran KUR Bank Mandiri Tembus Rp23,49 Triliun per Juli 2024

Lalu, elemen lower cost. Di mana, apabila memiliki customer experience yang baik story (pengalaman) yang keluar dari mulut customer akan diceritakan kembali ke customer lain.

“Mereka akan cerita lagi bahwa layanan di sana bagus, produknya juga cocok untuk kita dan cost kita akan turun, contohnya adalah untuk acquisition cost. Jadi, kita tidak perlu effort (usaha) banyak untuk melakukan acquisition karena kita punya brand ambassador dari nasabah kita,” terangnya.

Baca juga : Bank Mandiri Perkuat Kerja Sama dengan Agung Sedayu Group dan Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia

Elemen ketiga adalah better utilization, yakni bisa melakukan utilisasi (pemanfaatan) setiap channel perusahaan untuk memberikan pelayanan kepada nasabah. 

“Jadi kita sepakat bahwa customer experience itu penting dalam men-drive efektivitas perusahaan,” pungkasya. (*)

Editor : Galih Pratama

Muhamad Ibrahim

Berpengalaman sebagai jurnalis sejak 2014. Saat ini bertugas menulis tentang isu nasional, internasional, ekonomi, perbankan, industri keuangan non-bank (IKNB), hingga Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

Recent Posts

Bisnis Oli Makin Kencang, Pertamina Lubricants Dominasi Pangsa Pasar 37 Persen

Poin Penting Pangsa pasar oli Indonesia tumbuh rata-rata 2,5% per tahun, didorong oleh meningkatnya jumlah… Read More

3 mins ago

Prasasti: Konflik AS-Iran jadi Momentum Investor Borong Aset Keuangan

Poin Penting Konflik AS-Iran memunculkan volatilitas, yang sebagian investor lihat sebagai momentum untuk membeli aset… Read More

14 mins ago

Salurkan Pembiayaan Perumahan RP20,88 T di 2025, Laba SMF Tembus Rp565 M

Poin Penting SMF menyalurkan pembiayaan Rp20,88 triliun sepanjang 2025, naik 22,75%, dengan laba Rp565 miliar… Read More

1 hour ago

Naik 18 Persen, Adira Finance Catat Pembiayaan Baru Tembus Rp43,2 Triliun di 2025

Poin Penting Adira Finance catat pembiayaan baru Rp43,2 triliun, naik 18% di 2025. Laba bersih… Read More

1 hour ago

AFPI Dorong Bank Himbara Salurkan Rp200 Triliun SAL ke Fintech Pindar

Poin Penting AFPI berharap bank Himbara menyalurkan sebagian dari Rp200 triliun SAL ke industri pinjaman… Read More

2 hours ago

Timteng Memanas, Ini Langkah Pertamina Lubricants Jamin Ketersediaan Stok Nasional

Poin Penting Pertamina Lubricants memastikan stok oli domestik aman meski konflik AS-Israel vs Iran berpotensi… Read More

2 hours ago