Jakarta – PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. menjadi salah satu Appointed Cross Currency Dealer (ACCD) dari transaksi Local Currency Settlement (LCS) yang di tunjuk oleh Bank Indonesia (BI). Tak tinggal diam, bank pelat merah ini terus menawarkan dukungan-dukungan agar penggunaan mata uang lokal dalam perdagangan internasional semakin masif.
“Lalu, benefitnya apa? Jika pengusaha ingin bertransaksi dengan Bank Mandiri? Kami memberikan tarif spesial untuk transaksi yang menggunakan framework LCS. Ada diskon untuk transaksi ekspor, impor, dan ongoing transfer,” jelas Direktur Treasury & International Banking Bank Mandiri Panji Irawan pada paparan virtualnya, 17 September 2021.
Kemudian, Panji juga menjelaskan benefit lain yaitu, jaringan channel transaksi yang luas. Ia mengungkapkan saat ini sudah ada 1563 kantor cabang di seluruh Indonesia yang bisa melayani transaksi LCS.
Selain itu, Bank Mandiri pun memberikan comprehensive treasury solutions dengan kurs yang kompetitif. Transaksi LCS juga bisa diakses melalui e-channel sehingga akan lebih memudahkan nasabah, terutama para pelaku bisnis.
“Menurut kami, apa yang dilakukan BI (LCS) adalah sebuah terobosan dan akan menjadi keunggulan bersama di negara-negara kawasan. Bisa saja ini nanti dikopi oleh negara-negara lain. Dengan BI yang melakukan terobosan, didukung oleh bank komersil dan pengusaha maka hasilnya akan luar biasa,” jelasnya. (*)
Editor: Rezkiana Np
Poin Penting Bank Mandiri membukukan laba bersih Rp56,3 triliun pada 2025, ditopang pertumbuhan kredit 13,4… Read More
Poin Penting Aset kelolaan DPLK Avrist tumbuh 9,24% menjadi Rp1,32 triliun hingga Desember 2025, dengan… Read More
Poin Penting Prabowo dinilai realistis menyikapi keikutsertaan Indonesia di Board of Peace, yang saat ini… Read More
Poin Penting Debt collector berperan vital menjaga stabilitas pembiayaan dengan mencegah kredit macet, menjaga nilai… Read More
Poin Penting IHSG sesi I melemah tipis 0,06% dan ditutup di level 8.141,84 setelah sempat… Read More
Poin Penting Bank KBMI 3 berada di tengah tekanan bank raksasa KBMI 4 dan bank… Read More