Ilustrasi gerai McDonald's. (Istimewa)
Jakarta – Waralaba makanan cepat saji McDonald’s di kawasan Timur menentang keputusan McDonald’s Israel yang memberikan makanan gratis kepada militer Israel atau Israel Defense Forces (IDF) setelah meletusnya perang Israel-Palestina, pada Sabtu (7/10).
McDonald’s Arab Saudi, Oman, Kuwait, Uni Emirat Arab, Yordania, Mesir, Bahrain dan Turki dengan tegas telah menjauhkan diri dari mitra Israel dan secara kolektif akan memberikan bantuan lebih dari USD3 juta untuk mendukung warga Palestina.
Baca juga: Harga Minyak Mentah Kembali Turun di Tengah Konflik Israel dan Hamas
“Mari kita semua menggabungkan upaya bersama untuk mendukung masyarakat di Gaza dengan segala yang kita bisa,” tulis pernyataan tersebut, dilansir Al Jazeera, dikutip 24 Oktober 2023.
McDonald’s Oman misalnya, mereka menjanjikan memberikan bantuan senilai $100,000 untuk upaya krisis kemanusiaan di Gaza yang saat ini digempur oleh pasukan Israel.
“Kami memohon kepada Tuhan Yang Maha Kuasa untuk melindungi negara kami tercinta dan seluruh negara Arab dan Muslim dari segala kejahatan dan kebencian,” tulis manajemen seperti dipostin di akun X, pada Minggu (22/10).
Adapun McDonald’s Qatar pada Sabtu (14/10) mengumumkan sumbangan sebesar QAR 1 juta (Rp4 miliar). Bantuan tersebut juga ditujukan untuk kemanusiaan di Gaza.
Baca juga: Perang Israel vs Hamas Makin Keos, 1.524 Anak Palestina Tewas
Melansir Doha News, perusahaan yang sahamnya 100 persen dimiliki dan dioperasikan oleh pengusaha Qatar itu juga menggalakan kampanye #For_Palestine.
Kampanye tersebut, ditunjukan untuk memberikan bantuan makanan, air, tempat tinggal hingga perawatan mendesak dalam memenuhi kebutuhan dasar bagi rakyat Palestina.
Dikutip New Strait Times, hingga kini lebih dari Rp8,87 miliar sumbangan yang diberikan McDonald’s dari berbagai penjuru dunia sebagai bentuk dukungan kepada Palestina. (*)
Editor: Rezkiana Nisaputra
Poin Penting OJK menyatakan akan mengikuti dan mendukung keputusan akhir Kementerian Keuangan terkait rencana pengambilalihan… Read More
Poin Penting Net foreign sell tembus Rp1,77 triliun, didominasi sektor keuangan (perbankan besar) dan energi,… Read More
Poin Penting: Presiden AS Donald Trump menetapkan gencatan senjata dua pekan sebagai hasil komunikasi dengan… Read More
Poin Penting Sentimen risk-off masih dominan, terlihat dari IHSG yang sempat turun di bawah 7.000… Read More
Poin Penting Cadangan devisa RI turun menjadi USD148,2 miliar per Maret 2026 dari USD151,9 miliar… Read More
Poin Penting: Pemerintah masih mengkaji apakah gaji ke-13 ASN akan terkena efisiensi anggaran. Keputusan final… Read More