Ekonomi dan Bisnis

Bebas PKB dan BBNKB, Bos United E-Motor Optimis Motor Listrik Makin Laris

Jakarta – Minimnya biaya yang harus dikeluarkan, termasuk dari sisi perpajakan membuat banyak masyarakat berminat memiliki motor listrik. Bos PT Terang Dunia Internusa (TDI), produsen United E-Motor optimis motor listrik akan semakin laris. Apalagi ada subsidi sebesar Rp7 juta per unit dari pemerintah.

Motor listrik memang dibebaskan dari Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB).

Sesuai peraturan Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia No. 6 Tahun 2023 tentang Dasar Pengenaan Pajak Kendaraan Bermotor, Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor, dan Pajak Alat Berat Tahun 2023, biaya PKB dan BBNKB motor listrik sebesar 0 persen alias nihil.

Baca juga: Makin Agresif, PT TDI Bakal Bangun Pabrik dan Pasarkan Motor Listrik United E-Motor di Malaysia

Direktur TDI, Stephen Mulyadi mengatakan, biaya pengurusan kendaraan motor listrik tidak sampai Rp200 ribu. Biaya tersebut meliputi, SWDKLLJ (Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan) Rp 35 ribu, biaya administrasi Rp100 ribu, dan biaya TNKB Rp60 ribu.

”Sehingga, biaya yang dibayarkan hanya sebesar Rp195 ribu sesuai dengan yang tertera pada STNK. Sedangkan untuk perpanjangan STNK, biaya yang dikeluarkan jauh lebih murah, karena sudah tidak dikenakan biaya administrasi,” jelas Stephen dalam keterangan resmi, dikutip Senin, 25 September 2023.

TDI sendiri hingga saat ini sudah merilis empat tipe motor listrik United E-Motor. Sebut saja TX3000 motor listrik 3000 watt dengan dua slot baterai Lithium, TX1800 motor listrik 60V 2000 watt lengkap dengan fitur teknologi canggih, bluetooth, dan mobile app. Lalu ada United E-Motor tipe T1800 dan MX1200.

Baca juga: 5 Rekomendasi Motor Listrik Murah, Harga Mulai Rp8 Jutaan

Keempat tipe motor listrik itu memiliki TKDN di atas 50 persen dan masuk dalam daftar motor listrik yang mendapatkan bantuan pemerintah sebesar 7 juta.

Untuk jaringan distribusi, hingga saat ini TDI sudah didukung ole lebih dari 50 jaringan dealer di seluruh Indonesia. (*) Ari Astriawan

Galih Pratama

Recent Posts

Meluruskan Penegakan Hukum Tipikor di Sektor Perbankan yang Sering “Bengkok”

Oleh A.Y. Eka Putra, Pemerhati Ekonomi dan Perbankan PENEGAKAN hukum tindak pidana korupsi di sektor… Read More

1 hour ago

Prospek Saham 2026 Positif, Mirae Asset Proyeksikan IHSG 10.500

Poin Penting Mirae Asset menargetkan IHSG 2026 di level 10.500, meski tekanan global dan data… Read More

10 hours ago

Pembiayaan Emas Bank Muamalat melonjak 33 kali lipat

PT Bank Muamalat Indonesia Tbk mencatat kinerja positif pada pembiayaan kepemilikan emas syariah melalui produk… Read More

11 hours ago

Rosan Mau Geber Hilirisasi Kelapa Sawit dan Bauksit di 2026

Poin Penting Realisasi investasi hilirisasi 2025 mencapai Rp584,1 triliun, tumbuh 43,3 persen yoy dan menyumbang… Read More

11 hours ago

Avrist General Insurance Resmikan Kantor Baru, Bidik Pertumbuhan Dua Digit 2026

Poin Penting Avrist pindah kantor pusat ke Wisma 46 untuk mendukung pertumbuhan bisnis. Target pertumbuhan… Read More

12 hours ago

Dana Pemerintah di Himbara Minim Dampak, Ekonom Beberkan Penyebabnya

Poin Penting Penempatan dana Rp276 triliun di bank pelat merah dinilai tidak signifikan mendorong perekonomian,… Read More

13 hours ago