Jakarta – PT Bank BCA Syariah (BCA Syariah) turut serta dalam sindikasi pembiayaan pembangunan Jalan Tol Solo Yogyakarta -YIA Kulon Progo senilai Rp9,89 triliun. Dalam kerjasama yang ditandatangani oleh 14 bank ini, BCA Syariah fasilitasi pembiayaan investasi dengan akad musyarakah mutanaqishah (MMQ) kepada PT Jogjasolo Marga sebesar Rp105 Miliar selama 15 tahun.
“Partisipasi BCA Syariah merupakan bentuk dukungan kami terhadap pemerintah dalam pengembangan infrastruktur yang dapat memberikan dampak positif bagi pertumbuhan ekonomi,” ungkap Direktur BCA Syariah Rickyadi Widjaja, 23 Desember 2022.
Pembiayaan infrastruktur telah menjadi salah satu target penyaluran pembiayaan BCA Syariah di 2022, diantaranya di bidang pembangunan jalan raya/tol, pembangkit tenaga listrik dan lainnya.
Sebelumnya, pada tanggal 9 Desember 2022 lalu, BCA Syariah turut menandatangani perjanjian line facility dengan PLN untuk pembiayaan IDR Term Loan Facility Tahun 2022 sebesar Rp150 miliar.
“Di 2023 BCA Syariah menargetkan pembiayaan tumbuh dua digit dikisaran 10-11% dengan tetap mempertimbangkan tingkat permintaan di pasar dan tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian,” ujar Rickyadi.
Sepanjang 2022, kinerja bank yang dipimpin oleh Yuli Melati Suryaningrum selaku direktur utama ini mencatatkan kimerja yang positif. Per November 2022, pembiayaan BCA Syariah mencapai Rp7,3 triliun atau naik 24,5% secara tahunan (year on year/yoy).
Dari sisi dana pihak ketiga (DPK), bank membukukan Rp8,5 triliun atau mengalami peningkatan 16,5% (yoy). Dana murah atau CASA BCA Syariah juga terus menunjukkan pertumbuhan secara konsisten mencapai 37,6% dibandingkan posisi yang sama di November 2021.
Dilihat dari sisi aset, pada November 2022 BCA Syariah mencatat aset sebesar Rp11,6 triliun. Angka ini mengalami pertumbuhan 13,4% secara year on year (yoy) dibandingkan November 2021 yang tercatat sebesar Rp10,2 triliun. (*) Dicky F.
Poin Penting Mirae Asset menargetkan IHSG 2026 di level 10.500, meski tekanan global dan data… Read More
PT Bank Muamalat Indonesia Tbk mencatat kinerja positif pada pembiayaan kepemilikan emas syariah melalui produk… Read More
Poin Penting Realisasi investasi hilirisasi 2025 mencapai Rp584,1 triliun, tumbuh 43,3 persen yoy dan menyumbang… Read More
Poin Penting Avrist pindah kantor pusat ke Wisma 46 untuk mendukung pertumbuhan bisnis. Target pertumbuhan… Read More
Poin Penting Penempatan dana Rp276 triliun di bank pelat merah dinilai tidak signifikan mendorong perekonomian,… Read More
Poin Penting Gita Wirjawan menilai kehadiran BPI Danantara di WEF 2026 berpotensi menjadi magnet utama… Read More