Perbankan

BCA Syariah Catat Transaksi Mobile Banking BSya Tumbuh 20,1 Persen per Juni 2025

Jakarta – PT Bank BCA Syariah (BCA Syariah) mencatat pertumbuhan impresif transaksi mobile banking BSya. Per Juni 2025, transaksi BSya tumbuh 20,1 persen secara tahunan (year on-year).

Vice President Cash Management BCA Syariah Nadia Amalia Sekarsari mengatakan, pertumbuhan transaksi tersebut mencerminkan semakin besarnya minat masyarakat untuk mengelola keuangan secara syariah melalui kanal digital.

“Dengan BSya, masyarakat bisa langsung mempraktikkan gaya hidup modern dan seimbang dengan mudah, mulai dari menabung, berinvestasi emas, setoran haji, sekaligus berzakat dalam satu aplikasi,” katanya, dalam Media Gathering yang digelar di Jakarta, Senin, 25 Agustus 2025.

Ia menjelaskan, saat ini BCA Syariah sendiri terus meningkatkan fitur dan layanan untuk meningkatkan kenyamanan bertansaksi. 

Nasabah kini dapat memanfaatkan BSya untuk berbagai kebutuhan, seperti membuka rekening secara online, belanja diseluruh merchant QRIS, menunaikan zakat dan kurban, melakukan setoran haji, hingga pembiayaan emas iB. 

Baca juga : BCA Syariah Fokus Tekan NPF dan Optimistis Capai Target Pembiayaan

“Dengan BSya, BCA Syariah berkomitmen untuk terus menghadirkan pengalaman perbankan syariah yang inklusif dan modern,” jelasnya.

Diketahui, anak usaha PT Bank Central Asia Tbk (BCA) ini terus memperkuat digitalisasi, terutama untuk menggarap segmen pembiayaan produktif dan konsumer. 

Di semester I 2025, dana pihak ketiga (DPK) BCA Syariah tumbuh 24,2 persen menjadi Rp14 triliun.

Peningkatan ini turut didorong oleh akselerasi fitur digital pada aplikasi BSya, yang memudahkan transaksi dan mendorong pertumbuhan dana murah atau CASA hingga 40,8 persen dari total DPK.

Perkuat Literasi Keuangan

Sejalan dengan itu, BCA Syariah terus memperkuat literasi keuangan syariah di Indonesia melalui Journalist Writing Competion (JWC) yang memasuki tahun ke-3 di 2025.

Direktur BCA Syariah, Ina Widjaja mengatakan, JWC 2025 bertujuan mendorong para jurnalis mengangkat sisi inspiratif dari perbankan syariah dalam mendampingi gaya hidup modern yang inklusif dan penuh nilai kebaikan. 

Baca juga : Didik J Rachbini: Narasi Bahaya, Ambil Alih Paksa BCA

Menurutnya, media berperan penting dalam membentuk pemahaman publik. Melalui kompetisi ini, pihaknya ingin mengajak jurnalis untuk ikut serta menginspirasi masyarakat tentang bagaimana perbankan syariah bisa menjadi bagian dari keseharian yang modern, inklusif, dan tetap penuh berkah. (*)

Muhamad Ibrahim

Berpengalaman sebagai jurnalis sejak 2014. Saat ini bertugas menulis tentang isu nasional, internasional, ekonomi, perbankan, industri keuangan non-bank (IKNB), hingga Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

Recent Posts

Cetak SDM Unggul, BSN Gandeng Universitas Terbuka

Dalam program tersebut, BSN memberikan dukungan pembiayaan pendidikan bagi pegawai aktif yang memenuhi kriteria, baik… Read More

15 mins ago

CIMB Niaga Raih Penghargaan Most Trusted Financial Brand Awards 2026

Pada ajang tersebut, CIMB Niaga meraih tiga penghargaan, masing-masing pada kategori Produk Wealth Management untuk… Read More

3 hours ago

Konsistensi Fundamental, Tugu Insurance Catat Laba Rp711 Miliar di 2025

Poin Penting Tugu Insurance mencatat laba Rp711,06 miliar di 2025, meningkat dari Rp401,57 miliar (restated).… Read More

6 hours ago

Melonjak 96 Persen, Transaksi di ICDX Tembus Rp12.477 T pada Kuartal I 2026

Poin Penting Notional value transaksi ICDX mencapai Rp12.477 triliun pada kuartal I 2026, melonjak 96%… Read More

12 hours ago

OJK Buka Daftar Saham yang Dikuasai Segelintir Pihak ke Publik

Poin Penting OJK mulai membuka informasi saham dengan konsentrasi kepemilikan tinggi (high shareholding concentration) di… Read More

12 hours ago

AAUI Beberkan Kendala Asuransi Umum Penuhi Kebutuhan Modal

Poin Penting AAUI menyebut industri kesulitan memenuhi modal minimum tahap I 2026. Minat pemegang saham… Read More

12 hours ago