News Update

BCA Syariah Catat Laba Bersih Rp47,86 Miliar di 2017

Jakarta – PT Bank BCA Syariah (BCA Syariah) mencatatkan kinerja positif di tahun 2017. Laba bersih BCA Syariah tahun 2017 tercatat sebesar Rp47,86 miliar atau mengelami peningkatan hingga mencapai 30 persen bila dibandingkan dengan tahun sebelumnya yang tercatat sebesar Rp36,82 miliar.

Presiden Direktur BCA Syariah John Kosasih mengatakan, Pencapaian kinerja yang positif selama tahun 2017 tidak terlepas dari kepercayaan nasabah, dukungan shareholders seerta komitmen perseroan dalam memberikan produk dan Iayanan yang prima.

“Kami secara berkesinambungan melakukan upaya-upaya strategis untuk menjaga dan meningkatkan kualitas serta menunjukkan kinerja yang optimal,” ujarnya di Jakarta, Rabu, 21 Maret 2018.

Dalam mencapai laba bersih di tahun lalu, menurutnya, BCA Syariah melakukan beberapa inisiatif pengembangan delivery channel dengan peningkatan fitur-fitur pada e-channel yang telah ada serta menambah alternatif fasilitas transaksi nasabah.

Baca juga: BCA Syariah Bidik Pertumbuhan Kredit 20% di 2018

Peningkatan fasilitas transaksi nasabah seperti penambahan fitur pembelian dan pembayaran listrik serta pengisian pulsa isi ulang di BCA Syariah mobile serta implementasi fasilitas internet banking Klik BCA Syariah. “Ini untuk memenuhi kebutuhan nasabah bertransaksi secara aman dan nyaman,” ucapnya.

Sementara dari sisi Dana Pihak Ketiga (DPK) di sepanjang 2017 kemaren, lanjut dia, BCA Syariah mencatatkan pertumbuhan sebesar 23,3 persen menjadi Rp4,7 triliun atau lebih tinggi bila dibandingkan dengan akhir tahun sebelumnya yang tercatat sebesar Rp3,8 triliun.

Pertumbuhan DPK tersebut, tambah dia, ikut menopang total aset BCA Syariah hingga akhir 2017 lalu yang meningat hingga 19,3 persen menjadi Rp5,9 triliun, dibandingkan dengan periode tahun sebelumnya di Desember 2016 yang tercatat sebesar Rp4,9 triliun. (*)

Rezkiana Nisaputra

Recent Posts

Imbas MSCI, Outflow Investor Asing Tembus Rp6,12 Triliun

Poin Penting Outflow investor asing pada perdagangan 28 Januari 2026 mencapai Rp6,12 triliun, dengan tekanan… Read More

41 mins ago

BRI Salurkan KPR Subsidi Rp16,16 Triliun ke 118 Ribu Debitur hingga 2025

Poin Penting BRI menyalurkan KPR subsidi Rp16,16 triliun hingga akhir 2025 kepada lebih dari 118… Read More

50 mins ago

Riset iCIO Ungkap Dinamika Keputusan Investasi Digital di Level Direksi

Poin Penting Sebanyak 41 persen keputusan investasi IT dipimpin CIO/Technology Leaders, namun keterlibatan CEO dan… Read More

1 hour ago

Emas Antam, UBS, dan Galeri24 Kompak Naik, Ini Daftar Harganya

Poin Penting Harga emas Antam, Galeri24, dan UBS kompak naik pada 29 Januari 2026 di… Read More

3 hours ago

BEI Kembali Aktifkan Trading Halt usai IHSG Turun 8 Persen ke Level 7.654

Poin Penting IHSG anjlok 8% ke level 7.654, mendorong BEI kembali memberlakukan trading halt. Trading… Read More

3 hours ago

The Fed Tahan Suku Bunga, Rupiah Dibuka Melemah ke Rp16.767 per Dolar AS

Poin Penting Rupiah dibuka melemah 0,27% ke Rp16.767 per dolar AS usai The Fed menahan… Read More

3 hours ago