Perbankan

BCA Syariah Bukukan Laba Bersih Rp164,9 Miliar Jelang Akhir 2024

JakartaMenjelang penutupan tahun 2024, BCA Syariah telah membukukan pertumbuhan positif. Per November 2024, anak perusahaan dari BCA ini berhasil meraup laba bersih Rp164,9 miliar atau tumbuh 16,7 persen secara year on year (yoy).

Raihan laba ini ditopang pertumbuhan pembiayaan sebesar 29,4 persen yoy menjadi Rp10,4 triliun. Sejurus dengan itu, aset BCA Syariah tercatat ikut tumbuh 14,6 persen yoy mencapai Rp15,4 triliun.

Presiden Direktur BCA Syariah, Yuli Melati Suryaningrum menjelaskan, pertumbuhan positif ini didukung oleh strategi pengembangan infrastruktur yang tepat dan penyaluran pembiayaan yang mengedepankan prinsip kehati-hatian.

“Dalam menjalankan fungsi intermediasi, kinerja yang baik turut tercermin kualitas pembiayaan (NPF) yang terjaga baik sebesar 1,80 persen,” jelas Yuli dalam keterangan resminya dikutip 31 Desember 2024.

Adapun komposisi pembiayaan didominasi segmen komersial yaitu sebesar 68,8% dari total pembiayaan perusahaan. Sementara, jika dilihat dari pertumbuhanya, pembiayaan konsumer menunjukkan pertumbuhan tertinggi yaitu 77,7 persen yoy mencapai Rp1,4 triliun yang ditunjang oleh penyaluran pembiayaan KPR iB dan Emas iB.

Pembiayaan Emas iB tumbuh signifikan sebesar 203,4 persen secara yoy. Hal ini menunjukkan minat masyarakat untuk berinvestasi logam mulia semakin meningkat.

BCA Syariah secara konsisten turut menerapkan sustainable banking. Di antaranya tercermin pada penyaluran pembiayaan pada Kegiatan Usaha Berkelanjutan (KUB).

Baca juga: Kredit Tumbuh di Atas Industri, BCA Raup Laba Rp50,47 Triliun Jelang Tutup 2024

Persentase pembiayaan KUB BCA Syariah mencapai 26,1 persen dari total pembiayaan bank dengan pencapaian sebesar Rp2,7 triliun, tumbuh sebesar 15,3 persen secara tahunan.

Sementara, upaya perusahaan untuk meningkatkan pertumbuhan Dana Pihak Ketiga (DPK). Ini tercermin pada pertumbuhan DPK yang mencapai Rp11,4 triliun atau naik 12,9 persen secara tahunan.

“Komposisi dana murah atau CASA dari total DPK mencapai 35 persen,” jelas Yuli.

Sedangkan aset BCA Syariah juga tercatat tumbuh 14,6 persen yoy menjadi Rp15,4 triliun

Mobile Banking BSya

Di 2024, BCA Syariah menjawab kebutuhan nasabah atas transaksi perbankan syariah dengan meluncurkan mobile banking terbaru bernama BSya by BCA Syariah.

BSya menawarkan kemudahan pembukaan rekening secara online dan kenyamanan transaksi untuk transfer virtual account ke BCA, kemudahan belanja dengan QRIS dan serta kemudahan transfer secara realtime online maupun melalui BI Fast. BSya juga dilengkapi dengan fitur pengajuan pembiayaan emas secara online untuk kemudahan berinvestasi.

BSya turut menawarkan fitur yang mendukung kebutuhan ibadah nasabah seperti setoran biaya ibadah haji secara online, informasi waktu sholat, transfer zakat dan petunjuk arah kiblat.

Penambahan fitur layanan akan terus menjadi prioritas BCA Syariah untuk meningkatkan kenyamanan nasabah menggunakan BSya baik dalam aktifvitas transaksi maupun ibadah. (*)

Galih Pratama

Berkecimpung di industri media sejak 2014. Saat ini di infobanknews.com bertugas menulis dan menyunting artikel yang berkaitan dengan isu ekonomi, perbankan, pasar modal hingga industri keuangan non-bank (IKNB).

Recent Posts

Separuh Driver Grab Ternyata Eks Korban PHK, Ini Fakta dan Potensi Penghasilannya

Poin Penting Grab menyebut separuh mitra ojolnya merupakan mantan korban PHK, menunjukkan peran platform sebagai… Read More

2 hours ago

Kinerja Himbara Turun, OJK Sebut Faktor Siklikal dan Berpotensi Rebound

Poin Penting OJK menilai penurunan kinerja bank Himbara bersifat siklikal akibat faktor global dan pelemahan… Read More

2 hours ago

Budaya K3 jadi Prioritas, SIG Sukses Catat Zero Fatality di Seluruh Operasi

Poin Penting SIG mencatat nihil fatalitas di seluruh operasi, dengan LTIFR 0,13 dan LTISR 1,01,… Read More

3 hours ago

Tugu Insurance Wujudkan Kepedulian terhadap Alam melalui Program Tugu Green Journey

Poin Penting Tugu Insurance menjalankan program Tugu Green Journey dengan mendaur ulang 1,7 ton limbah… Read More

3 hours ago

Kasus Dugaan PHK Mie Sedaap Didalami Menaker, Ini Perkembangannya

Poin Penting Kemnaker masih menyelidiki dugaan PHK sekitar 400 pekerja PT Karunia Alam Segar, produsen… Read More

4 hours ago

Laba CIMB Niaga (BNGA) 2025 Tumbuh Tipis jadi Rp6,93 Triliun

Poin Penting CIMB Niaga mencatat laba bersih Rp6,93 triliun pada 2025, tumbuh tipis 0,53% secara… Read More

4 hours ago