BCA Syariah Salurkan Pembiayaan Sindikasi Rp100 Miliar Untuk PLN
Jakarta–PT Bank BCA Syariah (BCA Syariah) optimistis hingga akhir tahun 2017 dapat meraih pertumbuhan laba diangka double digit. John Kosasih selaku Presiden Direktur BCA Syariah mengungkapkan, pihaknya menargetkan pertumbuhan laba sebesar 15 persen hingga akhir tahun 2017.
“Laba bersih hingga akhir tahun kita optimis dapat tumbuh double digit di angka 15 persen dan semoga dapat lebih,” ungkap Jhon pada peluncuran FIazz BCA Syariah di Hotel Fairmont, Jakarta, Rabu, 6 September 2017.
Jhon mengungkapkan, target tersebut tak terlepas dari pencapaian kinerja yang positif dan kepercayaan nasabah. Seperti diketahui, pada Semester I-2017 BCA Syariah telah membukukan laba sebelum pajak di sepanjang sebesar Rp26,84 miliar atau meningkat 40,03 persen bila dibandingkan dengan tahun sebelumnya di periode yang sama yakni sebesar Rp19,71 miliar.
Selain itu, pertumbuhan juga terlihat pada Dana Pihak Ketiga (DPK) meningkat 31,8 persen secara setahunan menjadi sebesar Rp4,25 triliun.
Peningkatan kinerja perusahaan juga tercatat dengan peningkatan aset di semester I-2017 sebesar 25 persen, atau menjadi sebesar Rp5,43 triliun. Selain itu pada penyaluran pembiayaan juga meningkat 21,1 persen dalam setahunan mencapai sebesar Rp3,89 triliun. (*)
Editor: Paulus Yoga
Poin Penting Demutualisasi BEI membuka peluang investor asing menjadi pemegang saham, mengikuti praktik bursa efek… Read More
Poin Penting Demutualisasi BEI dinilai tidak memicu konflik kepentingan, karena pengaturan dan pengawasan tetap di… Read More
Poin Penting BTN Expo 2026 ditutup dengan Awarding BTN Housingpreneur 2025, menyoroti lahirnya 58 inovator… Read More
Poin Penting Jeffrey Hendrik digadang menjadi Pjs Dirut BEI, namun memilih menunggu pengumuman resmi. Penunjukan… Read More
Poin Penting OJK memastikan stabilitas pasar keuangan tetap terjaga usai penunjukan Friderica Widyasari Dewi sebagai… Read More
Poin Penting OJK dan SRO akan menaikkan batas minimum free float dari 7,5 persen menjadi… Read More