News Update

BCA: Suku Bunga Naik Agar Menarik Investor

Jakarta — Bank Indonesia (BI) pada Rapat Dewan Gubernur (RDG) tambahan kembali menaikkan suku bunga acuan Bank Indonesia (BI) 7 day reverse repo rate sebesar 25 basis poin (bps) menjadi 4,75 persen.

Menanggapi hal tersebut, Presiden Direktur PT Bank Central Asia Tbk (BCA) Jahja Setiaatmadja mengaku mendukung penuh langkah kebijakan yang diterapkan oleh Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo tersebut.

“BI rate dinaikkan agar deposito jadi semakin menarik investor jadi mereka tidak pindahin dana ke US$, dengan bunga deposito naik maka kurs Rupiah akan lebih terjaga,” kata Jahja ketika dihubungi Infobank di Jakarta, Kamis 31 Mei 2018.

Dirinya menambahkan, walau bank sentral telah menaikkan suku bunga acuannya, namun dampak langsung terhadap perbankan masih belum berpengaruh. Jahja beranggapan bahwa dampak lebih lanjut akan berlangsung dalam jangka panjang.

Baca juga: Antisipasi Kenaikan Suku Bunga, Ini Strategi BCA

“Kalau suku bunga naik dampak ke kredit mungkin masih satu hingga dua bulan kemudian dan memang tidak langsung. Namun so far belum ada direct komunikasi untuk tidak naikkan suku bunga deposito karena kenyataannya seperti itu,” kata Jahja.

Seperti diketahui, BCA mengaku akan menaikan suku bunga depositonya sebesar 0,25 persen pada awal Juni tahun ini, hal tersebut seiring dengan naiknya suku bunga acuan Bank Indonesia (BI) 7 day reverse repo rate.

Sebagai informasi, dari laman resmi BCA dicantumkan untuk deposito kurang dari Rp 2 miliar diberikan bunga 4% untuk tenor 1 bulan, kemudian 4,25% untuk tenor 3,6 dan 12 bulan.(*)

Suheriadi

Recent Posts

Penyerahan Sertifikat Greenship Gold Gedung UOB Plaza

UOB Plaza yang berlokasi di distrik bisnis Jakarta, telah menerima sertifikat dan plakat GREENSHIP Existing… Read More

2 hours ago

BSI Catat Pembiayaan UMKM Tembus Rp51,78 Triliun per November 2025

Poin Penting Pembiayaan UMKM BSI tembus Rp51,78 triliun hingga November 2025, dengan Rasio Pembiayaan Inklusif… Read More

5 hours ago

Diam-diam Ada Direksi Bank Mandiri Serok 155 Ribu Saham BMRI di Awal 2026

Poin Penting Direktur Operasional Bank Mandiri, Timothy Utama, membeli 155 ribu saham BMRI senilai Rp744… Read More

11 hours ago

Astra Mau Buyback Saham Lagi, Siapkan Dana Rp2 Triliun

Poin Penting ASII lanjutkan buyback saham dengan dana maksimal Rp2 triliun, dilaksanakan pada 19 Januari–25… Read More

12 hours ago

OJK Beberkan 8 Pelanggaran Dana Syariah Indonesia, Apa Saja?

Poin Penting OJK menemukan delapan pelanggaran serius yang merugikan lender, termasuk proyek fiktif, informasi palsu,… Read More

13 hours ago

Dorong Inklusi Investasi Saham, OCBC Sekuritas dan Makmur Sepakati Kerja Sama Strategis

Poin Penting OCBC Sekuritas bermitra dengan Makmur untuk menghadirkan fitur investasi saham di platform Makmur… Read More

14 hours ago