Begini Cara Nasabah Amankan Penyalahgunaan Data Perbankan
Jakarta–PT Bank Central Asia Tbk (BCA) menganggarkan dana sebesar Rp4 triliun untuk belanja modal tahun depan.
Presiden Direktur BCA, Jahja Setiaatmadja mengatakan, dana belanja modal sebesar Rp4 triliun ini, utamanya akan digunakan untuk gedung (kantor cabang) sekitar Rp2 triliun dan teknologi informasi dan lain-lain sekitar Rp2 triliun.
“(IT) Biasanya software harus terus di-upgrade dan hardware yang sudah lama ini harus terus diremajakan dan belum lagi kebutuhan ATM,” ucapnya di Jakarta, Selasa, 17 November 2015.
Khusus untuk ATM, lanjutnya, BCA bakal menambah sekitar 1.000-2.000 unit lagi pada tahun depan. Adapun total ATM perseroan, menurut Jahja sudah sebanyak 14 ribu unit.
Lewat belanja modal tersebut, perseroan yakin akan mendukung ekspansi bisnis yang ditargetkan tumbuh tak melebihi 10% dari sisi pertumbuhan kredit. (*) Paulus Yoga
Poin Penting OJK menunjuk Bank Kalsel sebagai Bank Devisa sejak 31 Desember 2025 dengan masa… Read More
Poin Penting Presiden Prabowo mendorong riset kampus berorientasi hilirisasi dan industri nasional untuk meningkatkan pendapatan… Read More
PT Asuransi Jiwa BCA (BCA Life) berkolaborasi dengan PT Bank Central Asia Tbk (BCA) menghadirkan… Read More
Poin Penting Pengawasan OJK disorot DPR karena platform Dana Syariah Indonesia (DSI) masih dapat diakses… Read More
UOB Plaza yang berlokasi di distrik bisnis Jakarta, telah menerima sertifikat dan plakat GREENSHIP Existing… Read More
Poin Penting Pembiayaan UMKM BSI tembus Rp51,78 triliun hingga November 2025, dengan Rasio Pembiayaan Inklusif… Read More