Jakarta–Dalam upaya memperbaiki sistem jaringan Anjungan Tunai Mandiri (ATM) yang terganggu akibat tak berfungsinya Satelit Telkom 1, PT Bank Central Asia Tbk (BCA) telah menyiapkan dana sekitar Rp50 miliar hingga Rp70 miliar. Sebagian dana yang disiapkan juga akan digunakan perseroan untuk menomboki biaya tarik tunai nasabah yang kesulitan akibat gangguan ATM.
Direktur Utama BCA, Jahja Setiaatmadja mengungkapkan, dana sebesar Rp50 miliar hingga Rp70 miliar tersebut untuk operasional migrasi pemindahan sinyal ATM yang mengalami gangguan. “Antara Rp50 miliar sampai Rp70 miliar disiapkan untuk mengganti biaya nasabah dan operasional pemindahan pemancar satelit,” ungkap Jahja Setiaatmadja di Menara BCA, Jakarta, Senin, 28 Agustus 2017.
Dia menambahkan, hal ini sebagai bentuk menjaga pelayanan kepada para nasabah agar tidak terganggu untuk menarik uang tunai atau bertransaksi melalui ATM BCA. “Jadi sistemnya nasabah tetap terkena biaya tarik tunai akan didebet otomatis, tapi nanti kita akan kembalikan otomatis di akhir bulan,” kata Jahja.
Dirinya menjelaskan, setelah mengalami kendala pada sinyal satelit, BCA mencatat transaksi tarik tunai dari bank lain mengalami peningkatan yang cukup signifikan. (Bersambung ke halaman berikutnya)
Page: 1 2
Oleh Tim Infobank SEMARANG, sebuah ruang pengadilan menjadi panggung sebuah drama yang memilukan sekaligus mengusik… Read More
Poin Penting OJK optimistis premi asuransi tumbuh pada 2026 seiring membaiknya konsolidasi industri dan penguatan… Read More
Poin Penting Presiden Prabowo memerintahkan reformasi pasar modal setelah IHSG sempat turun ke level 7.800-an… Read More
Poin Penting OJK menargetkan pertumbuhan kredit perbankan 10-12 persen pada 2026, dengan proyeksi pertumbuhan dana… Read More
Poin Penting Kerusakan atau hang perangkat operasional seperti aplikasi kasir bisa menyebabkan gangguan bisnis serius… Read More
Poin Penting Ekonomi Indonesia tumbuh 5,11% (yoy) pada kuartal IV 2025, tertinggi dalam empat kuartal… Read More