Ilustrasi: Gedung kantor BCA/istimewa
Poin Penting
Jakarta – PT Bank Central Asia Tbk ( BBCA) membagikan dividen interim tunai Rp55 per saham untuk tahun buku yang berakhir pada 31 Desember 2025. Angka itu naik 10 persen dibandingkan dengan tahun lalu pada periode yang sama.
“Kami berterima kasih atas kepercayaan segenap pemegang saham, sehingga Perseroan mampu membukukan kinerja positif hingga sembilan bulan pertama tahun 2025. BCA membukukan pertumbuhan kredit sebesar 7,6 persen secara tahunan (yoy) menjadi Rp944 triliun, dengan kualitas kredit yang baik,” ujar Hendra Lembong, Presiden Direktur BCA dikutip 25 November 2025.
Pembagian dividen interim tersebut sesuai dengan keputusan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan Perseroan yang diselenggarakan pada 12 Maret 2025. Keputusan tersebut didorong oleh tren pertumbuhan kinerja yang berkelanjutan hingga kuartal III tahun 2025.
Baca juga: Transaksi BCA UMKM Fest 2025 Melejit, Bukti Optimisme Usaha Meningkat
Selain itu, pembagian dividen interim tunai juga telah mempertimbangkan posisi permodalan yang solid, likuiditas yang memadai, pengembangan bisnis perseroan maupun entitas anak, serta investasi pada teknologi dalam memberikan pelayanan kepada nasabah.
“Penyaluran kredit di berbagai segmen dan sektor, mencerminkan komitmen kami mendukung pertumbuhan perekonomian nasional. Kami juga mencatat peningkatan dana giro dan tabungan (CASA) sebesar 9,1 persen yoy menjadi Rp999 triliun, seiring kenaikan transaksi perbankan secara konsisten,” tambah Hendra.
Di samping itu, likuiditas dan permodalan BCA juga tetap terjaga pada level yang memadai. Ini ditopang oleh laba bersih BCA dan entitas anak yang tumbuh 5,7 persen yoy menjadi Rp43,4 triliun pada sembilan bulan pertama 2025.
“Pembagian dividen interim tunai ini menunjukkan komitmen kami untuk terus memberikan nilai tambah yang berkesinambungan kepada para pemegang saham, sebagai hasil atas kinerja perusahaan yang positif,” imbuhnya.
Baca juga: Saham Ini Resmi Masuk MSCI per 25 November, Simak Rekomendasinya!
Adapun dividen interim tunai ini akan diperhitungkan dalam dividen final untuk tahun buku yang berakhir pada 31 Desember 2025, yang akan dibagikan setelah mendapatkan persetujuan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan Perseroan yang akan diselenggarakan pada 2026. (*)
Editor: Galih Pratama
Poin Penting Rencana demutualisasi BEI yang ditargetkan rampung kuartal I 2026 dinilai terlalu agresif dan… Read More
Poin Penting DPR menilai konten digital berjudul sensasional menjadi pintu masuk masyarakat ke praktik judi… Read More
Poin Penting Menkeu Purbaya memproyeksikan anggaran program gentengisasi sekitar Rp1 triliun, bersumber dari dana cadangan… Read More
Poin Penting Bank BPD Bali mencatat laba bersih Rp1,10 triliun (tumbuh 25,39 persen yoy), aset… Read More
By: Eko B. Supriyanto, Editor-in-Chief of Infobank Three commissioners of the Financial Services Authority (OJK)… Read More
Poin Penting Danantara menyatakan dukungan penuh terhadap reformasi pasar modal yang digulirkan OJK, termasuk kebijakan… Read More