Perbankan

BCA Siap Bagikan Dividen Interim di Akhir 2025, Ini Bocorannya

Poin Penting

  • Dividen interim BCA 2025 diperkirakan cair Desember, seperti pola tahun-tahun sebelumnya.
  • Payout ratio BCA konsisten tinggi, di kisaran 68-86% dari laba bersih tahunan.
  • Dividen interim bertujuan bantu investor reinvestasi, dan tetap mempertimbangkan aspek permodalan serta risiko.

Jakarta – PT Bank Central Asia Tbk (BCA) memberikan kisi-kisi terkait pembagian dividen interim yang akan cair di akhir 2025.

Direktur Keuangan BCA, Vera Eve Lim mengatakan, dalam beberapa tahun terakhir BCA selalu membagikan dividen interim pada Desember.

Vera menyebutkan, BCA konsiten membagikan dividen dengan payout ratio di kisaran 86 persen dari total laba bersih setiap tahunnya.

“Dalam beberapa tahun terakhir ini memang kita selalu memberikan dividen interim sebelum akhir tahun. Berapa dividend payout ratio sampai dengan tahun lalu dividen kita ada di kisaran 68 persen, jadi cukup tinggi untuk industri perbankan,” ujar Vera dalam Paparan Kinerja Kuartal III 2025, Senin, 20 Oktober 2025.

Baca juga: BCA Mau Buyback Saham, Segini Nilainya

Sebelumnya, BCA terus berkomitmen untuk memberikan dividen yang meningkat setiap tahunnya. Hal ini tentunya mempertimbangkan aspek dari keseimbangan permodalan, hingga manajemen risiko perseroan.

“Pembagian dividen setiap tahunnya ini tentu saja mempertimbangkan berbagai aspek ya, antara lain, yaitu satu, keseimbangan atas kebutuhan aspek permodalan, penyaluran kredit dalam hal ini dan juga kepentingan daripada para shareholder kita, serta mempertimbangkan aspek daripada manajemen risiko atau CAR kita,” ujar Wakil Presiden Direktur BCA, John Kosasih dalam konferensi pers Pubex, Kamis, 11 September 2025.

Jhon menyebut, secara historis dari tahun ke tahun besaran dividen BCA terus mengalami peningkatan. Dia menjelaskan BCA pun memberikan dividen interim kepada pemegang saham agar dimanfaatkan oleh investor untuk melakukan reinvestasi di dalam saham BCA.

“Di BCA sendiri pembagian dividen itu ada pembagian dividen secara interim. Jadi cash flow-nya bisa dipakai oleh para investor untuk melakukan re-investasi lagi mungkin di dalam saham BCA,” pungkasnya.

Baca juga: Bos BCA Angkat Bicara soal Nasib IPO Anak Usaha BCA Digital

Sebagai catatan, BCA membagikan dividen tahun buku 2024 sebesar Rp37 triliun atau Rp300 per lembar saham, naik 11,1 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Dari total dividen tersebut, Rp50 per lembar dibayarkan sebagai dividen interim. (*)

Editor: Yulian Saputra

Irawati

Recent Posts

Purbaya Disebut Temukan Data Uang Jokowi Ribuan Triliun di Bank China, Kemenkeu: Hoaks!

Jakarta - Kementerian Keuangan (Kemenkeu) menegaskan bahwa informasi yang menyebut Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa… Read More

6 hours ago

Lewat AKSes KSEI, OJK Dorong Transparansi dan Pengawasan Pasar Modal

Poin Penting OJK mendorong keterbukaan informasi pasar modal melalui sistem pelaporan elektronik AKSes KSEI dan… Read More

8 hours ago

Penjualan Emas BSI Tembus 2,18 Ton, Mayoritas Pembelinya Gen Z dan Milenial

Poin Penting Penjualan emas BSI tembus 2,18 ton hingga Desember 2025, dengan jumlah nasabah bullion… Read More

9 hours ago

Transaksi Syariah Card Melonjak 48 Persen, Ini Penopangnya

Poin Penting Transaksi Syariah Card Bank Mega Syariah melonjak 48% pada Desember 2025 dibandingkan rata-rata… Read More

9 hours ago

Purbaya Siapkan Jurus Baru Berantas Rokok Ilegal, Apa Itu?

Poin Penting Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa tengah membahas penambahan satu lapisan cukai rokok untuk memberi… Read More

9 hours ago

Permata Bank Mulai Kembangkan Produk Paylater

Poin Penting Permata Bank mulai mengkaji pengembangan produk BNPL/paylater, seiring kebijakan terbaru regulator, namun belum… Read More

9 hours ago