Jakarta – PT Bank Central Asia Tbk (BCA) baru saja menggelontorkan kredit modal kerja kepada Pegadaian. Nilai kredit yang dikucurkan BCA kepada Pegadaian mencapai Rp2 triliun.
BCA menyadari pentingnya pelayanan gadai untuk masyarakat di Indonesia, terutama dalam pemberian pinjaman atau pembiayaan kepada masyarakat yang membutuhkan dana cash dengan jaminan barang berharga tertentu.
Oleh karena itu, BCA berkomitmen untuk turut mendorong pertumbuhan ekonomi di Indonesia melalui kerja sama dengan badan usaha di Indonesia yang melaksanakan kegiatan lembaga keuangan berupa pembiayaan dalam bentuk penyaluran dana ke masyarakat atas dasar hukum gadai, PT Pegadaian (Persero).
Penandatanganan Nota Kesepahaman ini dilakukan Direktur BCA Rudy Susanto dan Direktur Keuangan PT Pegadaian (Persero) Teguh Wahyono di Jakarta, Rabu (13/12).
BCA memberikan penambahan fasilitas Pinjaman Berjangka Money Market (PBMM) sebesar Rp2 Triliun kepada PT Pegadaian.
“Kami berharap dukungan yang BCA berikan melalui fasilitas kredit tersebut dapat berkontribusi mewujudkan visi PT Pegadaian (Persero) menjadi market leader solusi bisnis terpadu berbasis gadai di Indonesia,” ujar Rudy.
BCA tidak hanya memberikan fasilitas pendanaan dalam bentuk Kredit Modal Kerja, namun BCA telah memberikan pelayanan terhadap akses pencairan dana nasabah melalui payment online. “Penandatangan kerja sama hari ini diharapkan juga dapat membuka peluang kerja sama lainnya di masa mendatang,” tutup Rudy.(*)
Oleh Tim Infobank SEMARANG, sebuah ruang pengadilan menjadi panggung sebuah drama yang memilukan sekaligus mengusik… Read More
Poin Penting OJK optimistis premi asuransi tumbuh pada 2026 seiring membaiknya konsolidasi industri dan penguatan… Read More
Poin Penting Presiden Prabowo memerintahkan reformasi pasar modal setelah IHSG sempat turun ke level 7.800-an… Read More
Poin Penting OJK menargetkan pertumbuhan kredit perbankan 10-12 persen pada 2026, dengan proyeksi pertumbuhan dana… Read More
Poin Penting Kerusakan atau hang perangkat operasional seperti aplikasi kasir bisa menyebabkan gangguan bisnis serius… Read More
Poin Penting Ekonomi Indonesia tumbuh 5,11% (yoy) pada kuartal IV 2025, tertinggi dalam empat kuartal… Read More