Jakarta – Perkembangan teknologi turut mendorong BCA untuk menghadirkan inovasi digital sebagai bagian dari layanan perbankan, salah satunya yaitu aplikasi Wealth Management (Welma). Komitmen dalam mengedepankan inovasi digital menjadikan BCA meraih penghargaan Top Innovation Choice Award 2020 dari Infobrand.id bekerja sama dengan Tras N Co Indonesia.
BCA pun telah mencermati selama pandemi bisnis wealth management mengalami perkembangan cukup signifikan. Sampai dengan Oktober 2020, BCA telah mencatatkan dana kelolaan wealth management telah mencapai Rp68 triliun.
EVP Wealth Management BCA Adrianus Wagimin mengatakan, kehadiran inovasi aplikasi Welma diharapkan dapat menjadi solusi bagi nasabah yang ingin mengelola dana melalui investasi & asuransi di mana pun berada
“Prestasi ini merupakan wujud upaya dan kerja keras BCA dalam memberikan pelayanan solusi perbankan yang terbaik meskipun di tengah Pandemi. Penghargaan ini akan memotivasi kami untuk menghadirkan inovasi produk dan layanan yang bermanfaat bagi nasabah,” kata Adrianus melalui keterangan resminya di Jakarta, Rabu 16 Desember 2020.
Untuk meraih penghargaan ini, Welma dari BCA berhasil memenuhi penilaian yang baik untuk kriteria yang telah ditetapkan. Kriteria tersebut antara lain Innovation Idea Aspect, Innovation Advantage Aspect dan Innovation Differentiation Aspect. Pihak penyelenggara melakukan survei Top Innovation Choice Index 2020 sepanjang Agustus Oktober 2020.
Adrianus menambahkan, aplikasi Welma menawarkan produk investasi yang terdiri atas reksa dana dan obligasi, serta produk bancassurance.
Per akhir Oktober 2020 pertumbuhan asset under management (AUM) produk reksa dana dan obligasi yang mencapai lebih dari 47% secara tahunan per akhir Oktober 2020. Hal ini menunjukan kinerja wealth management BCA pada tahun 2020 terbilang baik dengan minat dan antusiasme investasi dari para nasabah yang meningkat. (*)
Editor: Rezkiana Np
Poin Penting OJK mengimbau masyarakat waspada pinjol ilegal dan terus memblokir entitas keuangan tidak berizin… Read More
Poin Penting BEI lakukan suspensi sementara perdagangan efek terhadap emiten yang belum memenuhi ketentuan free… Read More
Poin Penting IHSG babak belur di sesi I, anjlok 5,31 persen ke level 7.887,16, seiring… Read More
Poin Penting Januari 2026 terjadi deflasi 0,15 persen (mtm), dengan IHK turun menjadi 109,75, berbalik… Read More
Poin Penting Neraca perdagangan Indonesia Desember 2025 mencatat surplus USD2,51 miliar, memperpanjang rekor surplus menjadi… Read More
Poin Penting BPS mencatat impor Indonesia Januari-Desember 2025 naik 2,83% menjadi USD241,86 miliar. Impor barang… Read More