Jakarta – Seiring dengan kinerja keuangan yang solid di tengah pertumbuhan ekonomi Indonesia yang moderat, PT Bank Central Asia Tbk (BCA) meraih Economic Challenges Awards 2017 Kategori Perbankan yang diberikan sebagai apresiasi terhadap perseroan yang mampu tumbuh selaras menjawab perubahan zaman.
Direktur BCA Erwan Yuris Ang menerima penghargaan Economic Challenges Awards 2017 Kategori Perbankan yang diserahkan Deputi Bidang Koordinasi Ekonomi Makro dan Keuangan Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian RI Iskandar Simorangkir di Jakarta, Selasa (21/11) kemarin.
“Atas nama manajemen BCA, saya ingin mengucapkan terima kasih kepada seluruh stakeholder yang telah berkontribusi membawa BCA menjadi pemenang Economic Challenges Awards 2017 Kategori Perbankan,” ujar Erwan dalam keterangannya, di Jakarta, Rabu, 22 November 2017.
Penghargaan Economic Challenges Awards 2017 ini mengambil tema “Leading the Change” yang bertujuan memberikan apresiasi terhadap perusahaan-perusahaan terbaik Tanah Air yang mampu memimpin perubahan di tengah perekonomian Indonesia yang cenderung stagnan.
Sejumlah kriteria yang menjadi penilaian dewan juri, diantaranya kinerja keuangan, tata kelola perusahaan, inovasi, investasi, dan transformasi bisnis. Terdapat sepuluh kategori penghargaan, yakni kategori Energi, Farmasi, Infrastruktur, Konstruksi, Konsumer & Retail, Properti & Real Estate, Perbankan, Telekomunikasi, Industri Kreatif, dan CEO of the Year.
“Terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepada BCA untuk meraih penghargaan Economic Challenges Awards 2017 Kategori Perbankan ini. Pencapaian ini tentunya dapat terwujud berkat kerja keras seluruh keluarga besar BCA dalam melakukan inovasi layanan dan produk perbankan, serta memanfaatkan berbagai peluang bisnis yang ada,” ucap Erwan. (*)
Poin Penting Harga emas global bergerak fluktuatif dipengaruhi faktor ekonomi, inflasi, suku bunga, dan geopolitik… Read More
Poin Penting BGN meminta maaf atas insiden keamanan pangan dalam program MBG di SPPG Pondok… Read More
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat pelaksanaan Gebyar Ramadan Keuangan Syariah (GERAK Syariah) 2026 berhasil menghimpun… Read More
Poin Penting WOM Finance menetapkan pembagian dividen tunai maksimal 30 persen dari laba bersih 2025,… Read More
Poin Penting BEI dan Kustodian Sentral Efek Indonesia resmi mengumumkan saham dengan konsentrasi kepemilikan tinggi… Read More
Poin Penting DPR menyoroti perlunya kebijakan kredit yang lebih berpihak pada masyarakat, terutama pelaku UMKM… Read More