Jakarta–Kapitalisasi pasar saham PT Bank Central Asia Tbk (BCA) terus meningkat dan menyalip posisi DBS Group Holding Ltd yang notabene tercatat sebagai bank dengan aset terbesar di ASEAN.
Berdasarkan data yang dihimpun Infobank dari Bloomberg, Sabtu, 13 Febuari 2016, kapitalisasi pasar BCA sudah tercatat sebesar USD24,5 miliar. Sementara DBS turun terus ke posisi sekitar USD23 miliar.
Dengan begitu, bank milik orang terkaya kedua di Indonesia tersebut pun kini secara otomatis menjadi bank nomor 1 di ASEAN bila dilihat dari sisi kapitalisasi pasarnya.
Sekedar informasi, berdasarkan laporan kinerja terakhir, BCA mencatat laba bersih sebesar Rp13,4 triliun pada kuartal-III 2015 atau naik 9,6% dibandingkan periode yang sama tahun lalu, yakni Rp12,2 triliun.
Untuk tahun ini sendiri BCA mencanangkan target pertumbuhan kredit sekitar 10-11%. Angka itu tidak berbeda jauh dengan pertumbuhan kredit sepanjang tahun lalu di level 11,8%.
Target konservatif tersebut sesuai dengan Rencana Bisnis Bank (RBB) yang dibuat tahun lalu di mana penyebabnya adalah perekonomian nasional yang mengalami perlambatan. (*) Dwitya Putra
Poin Penting OJK menunjuk Bank Kalsel sebagai Bank Devisa sejak 31 Desember 2025 dengan masa… Read More
Poin Penting Presiden Prabowo mendorong riset kampus berorientasi hilirisasi dan industri nasional untuk meningkatkan pendapatan… Read More
PT Asuransi Jiwa BCA (BCA Life) berkolaborasi dengan PT Bank Central Asia Tbk (BCA) menghadirkan… Read More
Poin Penting Pengawasan OJK disorot DPR karena platform Dana Syariah Indonesia (DSI) masih dapat diakses… Read More
UOB Plaza yang berlokasi di distrik bisnis Jakarta, telah menerima sertifikat dan plakat GREENSHIP Existing… Read More
Poin Penting Pembiayaan UMKM BSI tembus Rp51,78 triliun hingga November 2025, dengan Rasio Pembiayaan Inklusif… Read More