Perbankan

BCA Naikkan Target Pertumbuhan Kredit hingga 10 Persen pada 2026

Poin Penting

  • BCA menargetkan pertumbuhan kredit 8-10% pada 2026, naik dari realisasi 2025 sebesar 7,7%.
  • Pertumbuhan kredit nasional diproyeksi tembus dua digit, didorong program pemerintah dan investasi asing.
  • Laba BCA 2025 mencapai Rp57,5 triliun, ditopang penyaluran kredit Rp993 triliun per Desember 2025.

Jakarta – PT Bank Central Asia Tbk (BCA) menargetkan pertumbuhan kredit sebesar 8–10 persen pada 2026. Target tersebut tercantum dalam Rancangan Bisnis Bank (RBB) 2026 dengan mempertimbangkan realisasi pertumbuhan kredit sepanjang 2025.

Direktur BCA, Vera Eve Lim mengatakan, Perseroan memandang prospek pertumbuhan kredit pada 2026 akan lebih positif dibandingkan tahun sebelumnya, seiring potensi percepatan aktivitas ekonomi.

“Untuk pertumbuhan kredit tahun ini, memperhatikan pertumbuhan (kredit) 2025 sebesar 7,7 persen, kita upgrade guidance kita untuk pertumbuhan kredit menjadi sampai 10 persen,” ujar Vera dalam konferensi pers Kinerja Keuangan 2025, Selasa, 27 Januari 2026.

Baca juga: BCA Kantongi Laba Rp57,5 Triliun Sepanjang 2025, Tumbuh 4,9 Persen

Pada kesempatan yang sama, Presiden Direktur BCA, Hendra Lembong menyebutkan, pertumbuhan kredit industri perbankan nasional berpeluang mencapai dua digit, didorong oleh berbagai program pemerintah.

“Kalau saya lihat potensi (pertumbuhan kredit nasional) di dua digit ada, dengan begini banyak program pemerintah yang berjalan. Semoga di perbankan bisa berusaha sekeras-kerasnya untuk mencapai double digit tahun 2026 ini,” imbuh Hendra.

Hendra menilai, sebagian pelaku usaha mulai bersiap melakukan ekspansi, meski sebagian lainnya masih bersikap wait and see akibat dinamika geopolitik global dan dampak kebijakan tarif Amerika Serikat.

“Tapi kita lihat investasi dari luar negeri, terutama dari China, masih cukup banyak yang masuk. Dan biasanya mereka partner dengan nasabah-nasabah kita. Dan ini semoga juga akan membantu pertumbuhan ekonomi dan juga kredit di perbankan,” ungkapnya.

Baca juga: Bos BCA Ingin Bertemu Thomas Djiwandono Usai Terpilih Jadi DG BI, Mau Bahas Apa?

Adapun, BCA berhasil membukukan laba sebesar Rp57,5 triliun, atau tumbuh 4,9 persen secara tahunan (yoy) sepanjang 2025.

Perolehan laba tersebut salah satunya ditopang oleh penyaluran kredit BCA yang sebesar 7,7 persen yoy atau Rp993 triliun per Desember 2025. (*)

Editor: Yulian Saputra

Irawati

Bergabung dengan Infobanknews.com sejak April 2022. Lulusan Universitas Budi Luhur ini bertugas meliput isu ekonomi makro, moneter & fiskal, perbankan, hingga industri keuangan non-bank (IKNB).

Recent Posts

KB Bank Andalkan Corporate Banking jadi Motor Pertumbuhan Bisnis

Poin Penting KB Bank fokus pada corporate banking dengan ekspansi kredit yang lebih selektif. Perseroan… Read More

9 hours ago

Asuransi Multi Artha Guna (AMAG) Raih Pendapatan Jasa Rp2,79 Triliun di 2025

Poin Penting Pendapatan AMAG naik 8,48% menjadi Rp2,79 triliun pada 2025. Laba bersih turun 41%… Read More

14 hours ago

Pembiayaan Baru WOM Finance Tembus Rp5,94 Triliun di 2025, Tumbuh 9,35 Persen

Poin Penting Pembiayaan baru WOM Finance tumbuh 9,35 persen (yoy) menjadi Rp5,94 triliun, mendorong kenaikan… Read More

14 hours ago

Kasus Amsal Disorot: Dari Dugaan Mark-Up hingga Implikasi Keuangan Negara

Poin Penting Kasus Amsal mengungkap dugaan mark-up anggaran proyek desa dengan kerugian negara sekitar Rp202… Read More

15 hours ago

RUPS WOM Finance Rombak Pengurus, Kursi Dirut Segera Diisi

Poin Penting WOM Finance merombak jajaran komisaris dan direksi melalui RUPS terbaru. Posisi direktur utama… Read More

15 hours ago

Pendapatan DCI Indonesia Tumbuh 40,1 Persen Jadi Rp2,5 Triliun di 2025

Poin Penting Pendapatan DCII 2025 tumbuh 40,1 persen yoy menjadi Rp2,5 triliun, didorong operasional data… Read More

15 hours ago