Jakarta – PT Bank Central Asia Tbk (BCA) meraih penghargaan sebagai Top 20 Indonesia Most Admired Companies 2016. Penghargaan ini diberikan kepada perusahaan yang berhasil mempertahankan posisinya sebagai pilihan para pekerja. Penghargaan diterima oleh Direktur BCA, Rudy Susanto pada 19 Mei 2016 lalu , di Jakarta.
Pemenang pada penghargaan ini dinilai berdasarkan desk research dan penilaian kuantitatif. Desk research dilakukan berdasarkan pengumpulan laporan keuangan kuartal III 2015 dan laporan perusahaan lainnya yang menunjukkan kinerja perusahaan sepanjang 2015. Selanjutnya, penilaian kuantitatif dilakukan melalui survey telepon ke 5.000 responden yang merupakan karyawan BUMN, perusahaan swasta nasional dan asing di Jabodetabek, Bandung, Surabaya, Medan, dan Makassar.
Rudy mengatakan, penghargaan ini menjadi sebuah apresiasi tersendiri bagi BCA karena telah dipercaya sebagai perusahaan idaman masyarakat. Selama ini BCA telah mengupayakan untuk menciptakan lingkungan kerja yang positif, sehingga dapat menjaga keseimbangan hidup karyawannya untuk mengembangkan diri.
“Prestasi dan keberhasilan implementasi strategi bisnis BCA bertumpu pada sumber daya manusia yang andal dan terlatih. Kontribusi karyawan di semua tingkat organisasi merupakan kunci dalam memberikan layanan berkualitas kepada nasabah dan mempertahankan soliditas posisi BCA di tengah ketatnya kompetisi,” ujar Rudy.
BCA berkomitmen untuk menjadi perusahaan pilihan (employer of choice) para pencari kerja. Sebagai bentuk pengakuan atas komitmen Bank untuk menyediakan lingkungan kerja yang kondusif dan produktif, pada 2015 BCA menerima Great Workplace Award dari Gallup, perusahaan global yang bergerak di bidang konsultasi kinerja manajemen. BCA merupakan yang pertama di Indonesia yang menerima penghargaan tersebut. Dari ribuan perusahaan di dunia yang memenuhi kriteria, hanya sekitar 5% atau 40 perusahaan yang dianugerahi Gallup Great Workplace Award.(*)
Poin Penting Direktur Operasional Bank Mandiri, Timothy Utama, membeli 155 ribu saham BMRI senilai Rp744… Read More
Poin Penting ASII lanjutkan buyback saham dengan dana maksimal Rp2 triliun, dilaksanakan pada 19 Januari–25… Read More
Poin Penting OJK menemukan delapan pelanggaran serius yang merugikan lender, termasuk proyek fiktif, informasi palsu,… Read More
Oleh A.Y. Eka Putra, Pemerhati Ekonomi dan Perbankan PENEGAKAN hukum tindak pidana korupsi di sektor… Read More
Poin Penting Mirae Asset menargetkan IHSG 2026 di level 10.500, meski tekanan global dan data… Read More
PT Bank Muamalat Indonesia Tbk mencatat kinerja positif pada pembiayaan kepemilikan emas syariah melalui produk… Read More