News Update

BCA Masuk BrandZ Top 100 Most Valuable Global Brands 2018

Jakarta – PT Bank Central Asia Tbk (BCA) selalu mengedepankan kemajuan teknologi informasi dan digitalisasi pada layanan jasa dan produk perbankan menorehkan prestasi yang membanggakan. Tercatat, BCA kembali menduduki peringkat pertama dalam penghargaan BrandZ Top 50 Most Valuable Indonesian Brands 2018. Pencapaian tersebut sekaligus mengantarkan BCA masuk dalam peringkat ke-99 BrandZ Top 100 Most Valuable Global Brands.

Hadir dalam konferensi pers yang berlangsung di Jakarta pada Rabu (24/10), Executive Vice President Transaction Banking Business Development BCA Mira Wibowo dan Chief Commercial Officer Kantar Indonesia Richard McLeod, Chief of Corporate Affairs GOJEK Nila Marita, BrandZ Global Valuation Director Elspeth Cheung, dan Marketing Director Kantar Indonesia Fanny Murhayati.

Mewakili segenap manajemen BCA, Mira mengungkapkan sukacitanya atas apresiasi yang diberikan BrandZ. Penghargaan ini adalah tahun keempat BCA secara berturut-turut menyabet peringkat pertama dalam BrandZ Top 50 Most Valuable Indonesian Brands 2018.

“Kunci keberhasilan kami adalah membangun trust atau kepercayaan nasabah dengan selalu mendengarkan aspirasi mereka. Sehingga, inovasi yang kami ciptakan selalu berfokus pada kebutuhan dan keinginan masyarakat,” kata Mira melalui keterangan resminya di Jakarta, Kamis 25 Oktober 2018.

Mempertahankan eksistensinya sebagai institusi perbankan andalan masyarakat, BCA tetap menjadi merek Indonesia yang paling berharga dengan pertumbuhan mencapai 20% menjadi US$12,7 miliar. Penghargaan dari BrandZ dianugerahkan kepada BCA atas kesuksesannya membangun merek yang kuat, sehingga memberikan keuntungan kompetitif bagi perusahaan.

“Merupakan kebanggaan yang luar biasa bagi kami karena BCA berhasil menjadi satu-satunya merek Indonesia dalam BrandZ Top 100 Most Valuable Global Brands 2018. Dengan demikian, BCA menjadi merek Indonesia pertama yang berhasil masuk dalam urutan dunia,” lanjut Mira.

Pada kesempatan yang sama, Richard turut mengapresiasi pencapaian BCA yang diakui secara global. BCA telah mengukir keberhasilan yang menakjubkan karena mampu mempertahankan posisinya sebagai merek Indonesia nomor satu dalam BrandZ Top 50 Most Valuable Indonesian Brands selama empat tahun berturut-turut.

“Istimewanya, BCA merupakan brand Indonesia pertama yang masuk dalam BrandZ Top 100 Most Valuable Global Brands. Prestasi ini menunjukkan bahwa BCA memiliki komitmen yang kuat dalam berinovasi dan mampu menyampaikan pesan tranformasi digital kepada nasabahanya dengan baik,” kata Richard.

Adapun BrandZ Top 50 Most Valuable Indonesian Brands 2018 diprakarsai oleh WPP, penyedia jasa komunikasi terkemuka di dunia dan dilakukan oleh Kantar Millward Brown, perusahaan riset global. Pemberian peringkat BrandZ Top 50 Most Valuable Indonesian Brands 2018 adalah sebuah studi yang mengidentifikasi merek-merek dengan valuasi tertinggi berdasarkan pengukuran dari nilai dollar merek-merek tersebut.(*)

Suheriadi

Recent Posts

Gak Perlu Pusing, Begini Cara Nanovest Bikin Pemula Langsung Bisa Investasi

Poin Penting Nanovest mengandalkan aplikasi sederhana dan user friendly tanpa grafik rumit untuk menarik investor… Read More

27 mins ago

Menyoal Ide “Sesat” Penutupan Indomaret dan Alfamart

Oleh: Eko B. Supriyanto, Pemimpin Redaksi Infobank Media Group ENTAH ide dari mana datangnya, tidak… Read More

3 hours ago

Aplikasi PINTU Listing 10 Tokenisasi Aset Global, Apa Saja?

Poin Penting PINTU tambah 10 token baru, termasuk saham global, ETF, dan obligasi, sehingga investor… Read More

8 hours ago

Dorong Pemberdayaan UMKM, Bank Aladin Syariah Dukung Program Warteg Gratis 2026

Poin Penting Bank Aladin Syariah bersama Alfamart menyalurkan 60.000 paket makanan di 34 kota dan… Read More

9 hours ago

Separuh Driver Grab Ternyata Eks Korban PHK, Ini Fakta dan Potensi Penghasilannya

Poin Penting Grab menyebut separuh mitra ojolnya merupakan mantan korban PHK, menunjukkan peran platform sebagai… Read More

11 hours ago

Kinerja Himbara Turun, OJK Sebut Faktor Siklikal dan Berpotensi Rebound

Poin Penting OJK menilai penurunan kinerja bank Himbara bersifat siklikal akibat faktor global dan pelemahan… Read More

11 hours ago