Categories: Perbankan

BCA Luncurkan Reksa Dana Ashmore Dana USD Nusantara

Jakarta – PT Bank Central Asia Tbk. (BCA) menghadirkan produk reksa dana Ashmore Dana USD Nusantara. Perseroan memandang iklim investasi saat ini tengah bergerak ke arah yang lebih positif dan terus mengalami peningkatan, terutama dari investor muda.

Ugahary Yovvy Chandra, Executive Vice President Divisi Wealth Management BCA mengatakan bahwa Ashmore Dana USD Nusantara merupakan bagian dari upaya BCA untuk memfasilitasi nasabah yang tertarik melakukan diversifikasi mata uang pada beragam produk. Selain itu, reksa dana ini juga memiliki pendapatan tetap USD dengan fitur pembagian semi-annual dividend

“Ashmore Dana USD Nusantara dapat menjadi alternatif untuk diversifikasi dalam beberapa seri Obligasi Negara USD INDON dan INDOIS dengan minimum pembelian investasi yang relatif lebih terjangkau,” ujar Chandra pada keterangannya, 21 November 2021.

Investor yang tertarik dapat memperoleh produk ini di Cabang BCA yang melayani transaksi Investasi dan melalui aplikasi Wealth Management (WELMA) yang dimiliki oleh BCA. Untuk memeriahkan peluncuran produk ini, BCA pun menghadirkan berbagai program menarik.

Program yang dihadirkan adalah Cashback Rp100 ribu (berlaku kelipatan maksimum IDR1 juta) setiap pembelian bersih US$15,000. Selain itu, tersedia promo bebas biaya transaksi untuk Reksa Dana dan Obligasi Pasar Sekunder, sehingga investor dapat memanfaatkan momentum ini.

Melalui WELMA, nasabah dapat melakukan transaksi (jual-beli) produk investasi seperti Reksa Dana, Obligasi serta mendapatkan informasi Asuransi. Welma juga sudah memiliki fitur pendaftaran Single Investor Identification (SID) online yang kian memfasilitasi dan memudahkan nasabah dalam melakukan untuk investasi pertama kali.

Nasabah juga dapat melakukan pembelian reksa dana sesuai keinginan ataupun berkala tiap bulannya secara autodebet. Untuk mendapatkan Welma, nasabah dapat mengunduhnya melalui Google Play Store atau App Store. (*)

 

Editor: Rezkiana Np

Evan Yulian

Recent Posts

Ketidakpastian Hukum di Sektor Keuangan: Ketika Risiko Dikriminalisasi dan Harga Dianggap Kartel

Oleh Anto Prabowo, Dosen FEB UNS Solo DI tengah dinamika kebijakan ekonomi nasional, munculnya dua… Read More

7 hours ago

Cetak SDM Unggul, BSN Gandeng Universitas Terbuka

Dalam program tersebut, BSN memberikan dukungan pembiayaan pendidikan bagi pegawai aktif yang memenuhi kriteria, baik… Read More

8 hours ago

CIMB Niaga Raih Penghargaan Most Trusted Financial Brand Awards 2026

Pada ajang tersebut, CIMB Niaga meraih tiga penghargaan, masing-masing pada kategori Produk Wealth Management untuk… Read More

11 hours ago

Konsistensi Fundamental, Tugu Insurance Catat Laba Rp711 Miliar di 2025

Poin Penting Tugu Insurance mencatat laba Rp711,06 miliar di 2025, meningkat dari Rp401,57 miliar (restated).… Read More

14 hours ago

ICEx Resmi Meluncur, Bangun Infrastruktur Bursa Kripto RI Berstandar Global

Poin Penting ICEx resmi diluncurkan sebagai platform infrastruktur aset kripto berstandar institusional, didukung modal USD70… Read More

19 hours ago

Melonjak 96 Persen, Transaksi di ICDX Tembus Rp12.477 T pada Kuartal I 2026

Poin Penting Notional value transaksi ICDX mencapai Rp12.477 triliun pada kuartal I 2026, melonjak 96%… Read More

19 hours ago