Categories: Perbankan

BCA Luncurkan Produk "Sakuku"

Produk Sakuku dapat digunakan nasabah untuk transaksi pembayaran sehari-hari dengan uang dalam smartphone. Dwitya Putra

Jakarta–Tingkatkan layanan kepada nasabah, PT Bank Central Asia Tbk (BCA) meluncurkan produk aplikasi uang elektronik “Sakuku” yang dapat diakses melalui aplikasi smartphone.

Hadirnya aplikasi ini tentu menambah pilihan bagi konsumen yang ingin melakukan transaksi tanpa penggunaan uang tunai. Aplikasi uang elektronik milik BCA ini, sudah bisa diunduh para pengguna perangkat pintar berbasi Android dan iOS.

“Dengan Sakuku nasabah semakin mudah melakukan transaksi pembayaran sehari-hari dengan uang dalam smartphone-nya,” kata Direktur BCA, Suwignyo Budiman, di Jakarta, Senin, 28 September 2015.

Sakuku sendiri tidak berbeda jauh dengan Kartu Flazz milik BCA. Selain sama-sama bisa digunakan untuk belanja, keduanya memiliki saldo maksimum Rp1 juta.

Sementara yang membedakan yakni, uang yang ada di Sakuku berada pada smartphone, sedangkan saldo Kartu Flazz ada di dalam kartu.

Untuk memiliki produk ini, nasabah hanya perlu download aplikasi Sakuku di smartphone dan untuk pengisian saldo atau top up saldo bisa lewat KlikBCA individu dan ATM BCA.

“Saat ini Sakuku sendiri dapat digunakan untuk bayar belanja di 13 merchant fisik (toko) yang tersebar pada 114 outlet di Jabodetabek dan 2 merchant online,” jelasnya. (*)

Paulus Yoga

Recent Posts

Asbisindo Institute–VOCASIA Hadirkan E-Learning untuk Perkuat Kompetensi Bankir Syariah

Poin Penting Asbisindo Institute dan VOCASIA meluncurkan platform e-learning terintegrasi untuk memperkuat kapabilitas SDM perbankan… Read More

49 mins ago

Penyelundupan BBM Subsidi Marak, DPR Desak Pengawasan Diperketat

Poin Penting Penyelundupan BBM bersubsidi masih marak dan meresahkan masyarakat, terutama yang berhak menerima subsidi… Read More

6 hours ago

Grab Luncurkan 13 Fitur Baru Berbasis AI, Apa Saja?

Poin Penting Grab meluncurkan 13 fitur berbasis AI di acara GrabX untuk meningkatkan kenyamanan pengguna,… Read More

6 hours ago

Indonesia SIPF Siapkan Consultation Paper, Ini Tujuannya

Poin Penting SIPF menyiapkan consultation paper untuk mendorong Lembaga Perlindungan Pemodal masuk dalam revisi UU… Read More

6 hours ago

BI Sinyalkan Ruang Penurunan BI Rate Kian Sempit, Dampak Konflik Timur Tengah

Poin Penting Ruang penurunan suku bunga makin sempit, BI fokus pada stabilitas di tengah ketidakpastian… Read More

7 hours ago

Lo Kheng Hong Borong Saham Intiland dan Gajah Tunggal, Ini Profilnya

Poin Penting Lo Kheng Hong terus mengakumulasi saham DILD dan GJTL sepanjang awal 2026 saat… Read More

7 hours ago