Alokasi Dana; Premi asuransi. (Foto: Zidni Hasan)
Jakarta–PT Asuransi Jiwa BCA (BCA Life) menargetkan kenaikan premi sebesar 100 persen menjadi Rp220 miliar tahun ini. Asuransi baru anak usaha Bank BCA ini mendapatkan sebagian besar preminya dari asuransi jiwa kredit.
Chief Distribution Officer BCA Life Honggo Djojo menyebutkan sampai akhir Desember 2015 lalu, pihaknya memperoleh premi Rp110 miliar dan membayar klaim Rp18,64 miliar.
“80 persen portofolio kredit kami di credit life sisanya besar di employee benefit. Ada juga asuransi kumpulan dan telemarketing,” sebut Honggo di Jakarta Pusat, Selasa 23 Februari 2016.
Sampai Desember 2015 lalu, dia menjelaskan, nasabahnya berjumlah sekitar 85 ribu orang dan ditargetkan menjadi dua juta dalam satu tahun ke depan.
Adapun jalur distribusi yang digunakam BCA Life untuk memasarkan produknya seperti face to face, lewat jalur distribusi bank (bancassurance), telemarketing.
“Tahun ini kita masih fokus di bancassurance. Saat ini kita sedang menjajaki kerja sama bancassurance dengan dua bank,” tambahnya tanpa menyebut nama bank tersebut.
BCA Life yang baru beroperasi sejak Juli 2014 tahun, tambahnya juga belum berencana menambah kantor cabang selain kantor cabang pusat.
“Kita akan mengembangkan channel dan partner distribusi dulu,” pungkasnya. (*) Gina Maftuhah
Poin Penting Kerusakan atau hang perangkat operasional seperti aplikasi kasir bisa menyebabkan gangguan bisnis serius… Read More
Poin Penting OJK mencatat jumlah polis asuransi kesehatan mencapai sekitar 21 juta, sebagai bagian dari… Read More
Poin Penting OJK menyoroti indikasi proyek fiktif di fintech lending dan menegaskan praktik fraud akan… Read More
Poin Penting Risiko banjir dan bencana meningkat, mendorong pentingnya proteksi aset sejak dini melalui asuransi… Read More
Poin Penting OJK menargetkan aset asuransi tumbuh 5-7 persen pada 2026, seiring optimisme kinerja sektor… Read More
Poin Penting OJK memproyeksikan kredit perbankan 2026 tumbuh 10–12 persen, lebih tinggi dibanding target 2025… Read More