Analisis

BCA Kebut Integrasi 5 Gardu Tol

Jakarta- PT Bank Central Asia Tbk (BCA) berkomitmen mendukung kebijakan pemerintah untuk elektronikfikasi gardu toll 100% pada seluruh daerah pada 31 Oktober 2017 mendatang.

SPV Transaction Banking Development BCA, Ketut Alam Wangsa memastikan para pengguna kartu uang elektronik milik BCA (Flazz) dapat menggunakan kartunya pada seluruh gardu tol di Indonesia. Dirinya menyebut, hingga kali ini hanya terdapat 5 gardu toll yang belum terintegrasikan dengan kartu Flazz.

“(Tanggal) 31 oktober target kita udah 100% saat ini 309 ruas tinggal 5. Dua Gardu Toll pejagan-brebes dan Gardu Toll Surabaya-Mojokerto sedang dalam proses. Sementara di Medan Kualanamu hanya ada 3 lokasi yg sedang proses. Tapi pada 31 Oktober, 100% sudah bisa semua,” ungkap Ketut pada media briefing elektronikfikasi jalan tol DKI Jakarta, di Hotel Pullman, Jakarta, Selasa 10 Oktober 2017.

Dirinya menambahkan,  BCA juga telah aktif melakukan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat umum pemegang kartu Flazz dan nasabah BCA. Sosialisasi tersebut mengenai cara pembayaran biaya tol menggunakan Flazz, keuntungan menggunakan Flazz, cara mendapatkan, top up, cek saldo, serta penggunaan Flazz untuk transaksi lainnya.

Selain itu, pihaknya juga telah menyiapkan beberapa petugas yang menawarkan dan memberikan edukasi kepada masyarakat yang melewati gerbang toll. “Kita juga menyiapkan sales kita di gerbang tol dan kemudian berkerjasama dengan merchant yang luas seperti Alfamart, Gramedia, dan gerai lainnya,” tambah Ketut.

Sebagai informasi, saat ini terdapat 13,5 juta kartu Flazz beredar di Indonesia. Hingga Agustus 2017, volume transaksi kartu flazz mencapai 80 juta transaksi, dengan nilai transaksi sebesar Rp 520 miliar. Selain untuk bertransaksi di jalan tol, Flazz juga bisa dipakai untuk membayar parkir, transaksi di 80 ribu outlet merchant berlogo Flazz, alat pembayaran TransJakarta dan Commuter Line Jabodetabek, serta berbagai sektor industri lain.(*)

Suheriadi

Recent Posts

Wamen Bima Arya Tegaskan Aturan Main WFH ASN, Pelayanan Publik Tak Boleh Kendur

Poin Penting Pemerintah memastikan kebijakan WFH diterapkan tanpa mengurangi kualitas pelayanan kepada masyarakat. Sektor layanan… Read More

43 mins ago

OJK dan BEI Terapkan Kebijakan HSC, Berikut Penjelasannya

Poin Penting OJK terapkan kebijakan HSC untuk mengidentifikasi konsentrasi kepemilikan saham yang tinggi pada kelompok… Read More

3 hours ago

Dapat Restu Prabowo, Purbaya Mau Caplok dan Ubah PNM jadi Bank UMKM

Poin Penting Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengusulkan pengambilalihan PNM dari BPI Danantara untuk dijadikan… Read More

3 hours ago

Rawan Kejahatan Siber, CIMB Niaga Perkuat Keamanan OCTO Biz dengan Sistem Berlapis

Poin Penting Keamanan OCTO Biz diperkuat dengan sistem berlapis termasuk enkripsi data, autentikasi pengguna, dan… Read More

4 hours ago

Permudah Akses Investasi, KB Bank Syariah Hadirkan Deposito iB Online

Poin Penting KB Bank Syariah menghadirkan layanan deposito digital melalui aplikasi BISA Mobile untuk memperluas… Read More

4 hours ago

Purbaya Lapor APBN Tekor Rp240,1 Triliun di Kuartal I 2026

Poin Penting Defisit APBN kuartal I 2026 mencapai Rp240,1 triliun (0,93 persen PDB), lebih tinggi… Read More

4 hours ago