Tutup Tahun 2018, BCA Genjot Bisnis Kartu Kredit
Jakarta–Penelitian Top 50 BrandZ Indonesia (BrandZ™ Top 50 Most Valuable Indonesian Brands 2017) oleh WPP dan Kantar Millward Brown, menempatkan nama BCA sebagai merek paling Top di Indonesia.
Terpilihnya BCA sebagai merek paling terkenal di masyarakat yakni seiring upayanya dalam membangun reputasi sebagai bank yang mudah diakses, dengan tujuan kuat berdasarkan ‘Always by Your Side’. BCA memiliki lebih dari 1.200 cabang dan 17.000 ATM dan juga berfokus pada inovasi digital seperti in-app dan banking video.
“Konsumen Indonesia semakin canggih, sehingga untuk memiliki produk atau layanan yang memenuhi kebutuhannya, mudah tersedia dan terjangkau saja tidak lagi cukup,” kata WPP Indonesia & Vietnam, Ranjana Singh dalam siaran persnya di Jakarta, Jumat, 11 Agustus 2017.
Menurutnya, konsumen akan hanya jatuh cinta dengan merek yang mampu mengekspresikan janjinya dalam cara yang lebih bermakna, yaitu melalui inovasi terbaru dan pengalaman yang disederhanakan, personal, menyenangkan dan tanpa hambatan.
“Hubungan konsumen dan merek selama perjalanan menuju pembelian dan seterusnya memberi kesempatan untuk perbedaan, dan membantu menguatkan hubungannya dengan merek tersebut,” imbuh Ranjana.
Bank Central Asia (BCA), telah meningkatkan nilainya sebesar 13 persen menjadi USD10,5 miliar (Rp136,5 trilyun), membuatnya hanya tertinggal USD800 juta (Rp10,4 trilyun) dari Nissan, yang mencapai urutan nomor 100 di peringkat global. (Bersambung ke halaman berikutnya)
Page: 1 2
Poin Penting Asbisindo Institute dan VOCASIA meluncurkan platform e-learning terintegrasi untuk memperkuat kapabilitas SDM perbankan… Read More
Poin Penting Penyelundupan BBM bersubsidi masih marak dan meresahkan masyarakat, terutama yang berhak menerima subsidi… Read More
Poin Penting Grab meluncurkan 13 fitur berbasis AI di acara GrabX untuk meningkatkan kenyamanan pengguna,… Read More
Poin Penting SIPF menyiapkan consultation paper untuk mendorong Lembaga Perlindungan Pemodal masuk dalam revisi UU… Read More
Poin Penting Ruang penurunan suku bunga makin sempit, BI fokus pada stabilitas di tengah ketidakpastian… Read More
Poin Penting Lo Kheng Hong terus mengakumulasi saham DILD dan GJTL sepanjang awal 2026 saat… Read More