Poin Penting
Jakarta – PT Asuransi Umum BCA atau BCA Insurance menargetkan produk untuk asuransi Movable Property All Risks dapat meningkat hingga dua kali lipat pada 2026.
Kepala Departemen Marketing BCA Insurance, Fitriadi, mengatakan tahun depan polis untuk produk tersebut diperkirakan dapat mencapai 300 ribu polis per tahunnya, dari posisi saat ini sekitar 150 -200 ribu polis.
“Target untuk premi merchant ini, jadi memang sangat besar, kalau polisnya kali dua berarti bisa sampai 300 ribu tahun depan. Bisa lebih dari 300 ribu kalau sekarang aja udah hampir 200.000,” ucap Fitriadi saat menjawab pertanyaan Infobanknews, 3 Desember 2025.
Baca juga: Bos BCA Insurance Patok Pendapatan Premi Tumbuh Single Digit di 2025
Fitriadi menjelaskan, produk tersebut memang menjadi salah satu produk baru di BCA Insurance yang diluncurkan sejak 2023, dengan rata-rata 10 ribu polis per bulannya.
Produk tersebut berkembang semakin masif sejak 2024. Ini didukung oleh strategi kolaborasi dengan induknya, yakni PT Bank Central Asia Tbk (BBCA).
Untuk meningkatkan pertumbuhan segmen produk movable property all risks, BCA Insurance juga menargetkan merchant kerja sama dapat mencapai 50 di tahun depan.
Saat ini perseroan mencatat ada 10 merchant yang sedang antri proses kerjasama dengan BCA Insurance.
Baca juga: AAUI Minta Respons Cepat Industri Asuransi di Tengah Pendataan Klaim Banjir Sumatra
“Kita berharap ya kalau dari premi kita ada portofolio polis dua kali lipat. Jadi mungkin merchant bisa di atas 20-30 merchant yang seperti ini, bahkan kalau bisa di atas 50 gitu,” imbuhnya.
Adapun, portofolio untuk produk movable property all risks BCA Insurance saat ini baru sekitar 1-2 persen dari keseluruhan total portofolio. (*)
Editor: Galih Pratama
Poin Penting Rencana demutualisasi BEI yang ditargetkan rampung kuartal I 2026 dinilai terlalu agresif dan… Read More
Poin Penting DPR menilai konten digital berjudul sensasional menjadi pintu masuk masyarakat ke praktik judi… Read More
Poin Penting Menkeu Purbaya memproyeksikan anggaran program gentengisasi sekitar Rp1 triliun, bersumber dari dana cadangan… Read More
Poin Penting Bank BPD Bali mencatat laba bersih Rp1,10 triliun (tumbuh 25,39 persen yoy), aset… Read More
By: Eko B. Supriyanto, Editor-in-Chief of Infobank Three commissioners of the Financial Services Authority (OJK)… Read More
Poin Penting Danantara menyatakan dukungan penuh terhadap reformasi pasar modal yang digulirkan OJK, termasuk kebijakan… Read More