Keuangan

BCA Insurance Incar Penjualan Produk Digital Rp15 Miliar di 2023

Jakarta – BCA Insurance terus fokus pada pengembangan bisnis digital. Hal ini sejalan dengan gaya hidup masyarakat yang sudah beralih ke era digital. Bahkan BCA Insurance menargetkan penjualan untuk produk digitalnya dapat mencapai Rp15 miliar.

“Target untuk digital produk tahun depan di angka Rp15 miliar, kemudian terkait dengan target tren penetrasi memang kita menargetkan, bahwa setiap kita masuk ke suatu digital platform itu tidak kurang dari 10%,” ujar Kepala Pengembangan Strategi dan Bisnis BCA Insurance Yudhi Ferraro, 10 September 2022.

Sementara itu, produk asuransi Personal Cyber Insurance (Asuransi Siner Pribadi) yang baru diluncurkan diharapkan dapat mendorong penetrasi tersebut.

Personal Cyber Insurance merupakan asuransi yang bermanfaat untuk memberikan perlindungan terhadap tindakan cyber crime, termasuk kerugian dan pengeluaran finansial yang diakibatkan langsung oleh serangan cyber (cyber-attack).

“Tentunya kalau insurance cyber ini baru satu-satunya di Indonesia. Jadi harapan kami kalau bekerja sama dengan e-commerce diharapkan paling tinggi dalam mendorong target penetrasi tersebut,” tambah Deputi Direktur BCA Insurance Willy.

Baca juga: Antisipasi Serangan Siber, BCA Insurance Luncurkan Personal Cyber Insurance

Untuk itu, lanjutnya, BCA Insurance ke depannya akan meningkatkan kerjasama melalui channel distribusi dan partner perusahaan yaitu BCA, baik dari kartu kredit maupun platform lainnya.

Sebagai informasi, BCA Insurance baru saja meluncurkan produk asuransi Personal Cyber Insurance yang memproteksi dari serangan siber, seperti transaksi pembayaran via internet, belanja online, serta biaya administrasi pencurian identitas online. (*) Irawati

Rezkiana Nisaputra

Recent Posts

Dana Pemerintah di Himbara Minim Dampak, Ekonom Beberkan Penyebabnya

Poin Penting Penempatan dana Rp276 triliun di bank pelat merah dinilai tidak signifikan mendorong perekonomian,… Read More

48 mins ago

Gita Wirjawan: Danantara Bakal Jadi Magnet WEF 2026

Poin Penting Gita Wirjawan menilai kehadiran BPI Danantara di WEF 2026 berpotensi menjadi magnet utama… Read More

2 hours ago

Bangkrut Akibat Kredit Macet, Bank Ayandeh Iran Tinggalkan Utang Rp84,5 Triliun

Poin Penting Bank Ayandeh bangkrut pada akhir 2025, meninggalkan kerugian hampir USD5 miliar akibat kredit… Read More

2 hours ago

Penguatan Produktivitas Indospring Disambut Positif Investor, Ini Buktinya

Poin Penting INDS memperkuat produktivitas dan efisiensi melalui pembelian aset operasional dari entitas anak senilai… Read More

2 hours ago

KB Bank Kucurkan Kredit Sindikasi USD95,92 Juta ke Petro Oxo Nusantara

Poin Penting KB Bank salurkan kredit sindikasi USD95,92 juta untuk mendukung pengembangan PT Petro Oxo… Read More

2 hours ago

IHSG Ditutup Menguat 0,47 Persen ke Level 9.075

Poin Penting IHSG ditutup menguat 0,47 persen ke level 9.075,40 pada perdagangan 15 Januari 2026,… Read More

2 hours ago