Gedung Perkantoran BCA. (Foto: Istimewa)
Jakarta – PT Bank Central Asia Tbk (BCA) meluncurkan Reksa Dana Indeks BNP Paribas Sri-Kehati (BNP Paribas Sri-Kehati). Reksa dana ini dikelola oleh PT BNP Paribas Asset Management (PT BNP Paribas AM) dan kini tersedia di cabang Bank BCA dan juga aplikasi WELMA BCA.
Christine Setyabudhi, Senior Executive Vice President Divisi Wealth Management BCA mengungkapkan, produk ini merupakan upaya BCA untuk memfasilitasi nasabah yang gemar investasi sekaligus turut berpartisipasi dalam pelestarian lingkungan dan pemberdayaan sosial di Indonesia. Perluasan kerja sama dengan PT BNP Paribas AM ini diharapkan meningkatkan minat investasi di kalangan masyarakat.
“Kehadiran Reksa Dana Indeks BNP Paribas Sri -Kehati di BCA menjadi salah satu pilihan yang tepat bagi investor yang kian sadar akan pentingnya kelestarian hayati. Mari bersama-sama kita mendukung pemerintah dalam mewujudkan iklim investasi yang positif di Tanah Air,” jelas Christine seperti dikutip 19 Oktober 2021.
BCA mencermati bahwa Pandemi COVID-19 yang terjadi saat ini tidak menyurutkan minat investasi bagi sejumlah investor. Hal tersebut tercermin pada kinerja wealth management BCA hingga April 2021 yang tumbuh positif.
Sebagai informasi, data dari Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) per Agustus 2021 mencatat ada lebih dari 5,4 juta investor produk Reksa Dana. Angka ini menunjukkan peningkatan sebesar 71,57% dibandingkan akhir tahun 2020. Respons positif dan ramainya ajakan untuk melakukan investasi di kalangan masyarakat saat ini diharapkan menjadi angin segar bagi perbaikan ekonomi di Indonesia.
Nasabah dan masyarakat yang ingin melakukan transaksi Reksa Dana Indeks kini dapat memanfaatkan aplikasi mobile Wealth Management dari BCA yaitu Welma yang digunakan untuk transaksi (jual-beli) produk investasi seperti Reksa Dana, Obligasi dan edukasi Asuransi. Untuk mendapatkan Welma, nasabah dapat mengunduhnya melalui Google Play Store atau App Store. (*)
Editor: Rezkiana Np
Poin Penting PT Bank Amar Indonesia Tbk menyatakan siap memenuhi ketentuan permodalan baru jika OJK… Read More
Poin Penting AXA Mandiri menjaga stabilitas permodalan melalui pengawasan ketat terhadap rasio solvabilitas (Risk Based… Read More
Poin Penting BTN memperluas layanan consumer banking dan beyond mortgage, termasuk kartu kredit, BNPL, dan… Read More
Poin Penting KISI menyiapkan 7–8 perusahaan untuk IPO tahun 2026, meliputi sektor perbankan, pariwisata, pertambangan,… Read More
Poin Penting AXA Mandiri mencatat pendapatan premi Rp10 triliun pada 2025, dengan produk unitlink menyumbang… Read More
Poin Penting Suku Bunga BI Tetap: BI menahan suku bunga acuan (BI Rate) pada level… Read More