Ilustrasi Keuangan Indonesia. (Foto: Istimewa)
Jakarta – PT Bank Central Asia Tbk (BCA) berkomitmen meningkatkan kualitas UMKM sebagai salah satu motor penggerak perekonomian Indonesia. Komitmen tersebut diwujudkan dengan menggelar Pelatihan bagi 100 Pengusaha UMKM mengenai pembuatan Laporan Laba Rugi Untuk Usaha Mikro & Kecil.
Pelatihan ini dibuka oleh Kepala BCA Kantor Cabang Utama (KCU) Pekalongan Andreas Andy Christianto.
Hadir sebagai narasumber Senior Officer Divisi Bisnis Komersial dan SME BCA (DBKM) Suryawati Widjaja dan Vice President Divisi Pembelajaran & Pengembangan BCA Lim Wayan Setiady di Pekalongan.
Pelatihan ini sendiri dilakukan selama 2 hari, yakni Senin dan Selasa, 9 dan 10 Oktober yang masing-masing diikuti 50 peserta.
Berdasarkan data Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah, jumlah usaha kecil, mikro, dan menengah (UMKM) di Indonesia mencapai 59 juta pelaku usaha yang mana kontribusi terhadap produk domestik bruto (PDB) nasional mencapai 60,34 persen setahun, dengan pajak penghasilan dan pajak pertambahan nilai (PPN) yang dibayarkan oleh sektor itu mencapai Rp47 triliun.
“UMKM telah menjadi salah satu penopang perekonomian Indonesia, bahkan telah terbukti memiliki daya tahan tinggi saat terjadi krisis moneter dan krisis global,” ujar Andy dalam siaran persnya yang diterima Infobank di Jakarta, Selasa, 10 Oktober 2017.
Dengan adanya laporan laba rugi, UMKM dapat menilai usahanya berkembang atau tidak. Ketika usaha mencatatkan kerugian, pelaku UMKM dapat segera mengevaluasi bisnisnya dan mencari cara agar usahanya dapat mencatatkan keuntungan.
Di lain hal, apabila usahanya telah mencatatkan keuntungan, pelaku UMKM dapat fokus menghasilkan inovasi-inovasi terbaru sehingga usahanya semakin berkembang.
Selain mempelajari pembuatan laporan laba dan rugi, para pelaku UMKM juga akan mendapatkan pemaparan mengenai produk-produk serta layanan perbankan yang dapat dimanfaatkan untuk mengembangkan usaha mereka.
Selain digelar di Kota Pekalongan, Pelatihan UMKM telah digelar di Kota Malang dan Semarang. Ke depannya BCA akan menggelar pelatihan di Kota Banyuwangi dan beberapa kota lainnya. (*)
Poin Penting Pemerintah memastikan kebijakan WFH diterapkan tanpa mengurangi kualitas pelayanan kepada masyarakat. Sektor layanan… Read More
Poin Penting OJK terapkan kebijakan HSC untuk mengidentifikasi konsentrasi kepemilikan saham yang tinggi pada kelompok… Read More
Poin Penting Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengusulkan pengambilalihan PNM dari BPI Danantara untuk dijadikan… Read More
Poin Penting Keamanan OCTO Biz diperkuat dengan sistem berlapis termasuk enkripsi data, autentikasi pengguna, dan… Read More
Poin Penting KB Bank Syariah menghadirkan layanan deposito digital melalui aplikasi BISA Mobile untuk memperluas… Read More
Poin Penting Defisit APBN kuartal I 2026 mencapai Rp240,1 triliun (0,93 persen PDB), lebih tinggi… Read More