Jakarta–PT Bank Central Asia (BCA) terus berupaya menguatkan posisinya sebagai jawara transactional banking. Yang terbaru, bank yang dipimpin Jahja Setiaatmadja sebagai direktur utama ini meluncurkan kartu kredit BCA-Indomaret.
Henry Koenaifi, Direktur BCA mengatakan, kehadiran kartu kredit BCA-Indomaret ini merupakan bukti nyata dari komitmen BCA untuk senantiasa memberikan pelayanan terbaik dan solusi finansial bagi nasabah.
“Kartu kredit ini adalah bagian dari upaya BCA memberikan kemudahan dan kenyamanan bertransaksi bagi nasabah BCA yang bertransaksi di gerai-gerai Indomaret,” ujar Henry Koenaifi, ketika meluncurkan kartu kredit BCA-Indomaret, di Jakarta, Kamis, 19 Mei 2016.
Sejumlah benefit bakal diterima oleh pengguna kartu kredit anyar dari BCA ini. Benefit itu antara lain hadiah langsung setiap bulan dengan akumulasi transaksi Rp500 ribu dalam satu bulan di outlet Indomaret. Lalu, ada tambahan diskon untuk promo, diskon minimum 5% untuk produk private label Indomaret, serta mendapat promo hemat lainnya bahkan gratis dengan menukarkan reward BCA.
Sementara, Wiwiek Yusuf, Marketing Director PT Indomarco Prismatama (Indomaret) menegaskan kehadiran kartu kredit BCA-Indomaret ini sesuai dengan motto Indomaret yaitu mudah dan hemat.
“Kemudahannya, pelanggan tak perlu membawa uang tunai. Sedangkan hematnya akan didapat melalui promo khusus bagi pemegang kartu kredit ini,” tandas Wiwiek. (*) Ari Nugroho
Editor: Paulus Yoga
Poin Penting Bank Mandiri memastikan Livin’ by Mandiri tetap stabil dan beroperasi 24 jam untuk… Read More
Poin Penting Pemerintah menetapkan Idul Fitri 1 Syawal 1447 H jatuh pada Sabtu, 21 Maret… Read More
Poin Penting Bank Mandiri memberangkatkan lebih dari 10.000 pemudik gratis menggunakan 215 bus ke berbagai… Read More
Poin Penting Laba bersih ASSA naik 81% menjadi Rp596,6 miliar pada 2025. Pendapatan konsolidasi mencapai… Read More
Poin Penting APLN mencatat penjualan dan pendapatan usaha Rp3,57 triliun pada 2025. Penjualan rumah tinggal… Read More
Poin Penting Kemacetan mudik di tol utamanya disebabkan bottleneck di gerbang transaksi, bukan semata lonjakan… Read More