BCA Gagas Pelatihan “Star Leader Program” untuk Mahasiswa

Bogor – Dalam rangka mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM), PT Bank Central Asia Tbk (BCA) mengadakan program pelatihan pengembangan diri dengan tema “Star Leader Program” kepada mahasiswa penerima Beasiswa Bakti BCA dari Universitas Indonesia (UI) dan Institut Pertanian Bogor (IPB). Pelatihan ini termasuk salah satu dari rangkaian acara Hari Ulang Tahun (HUT) BCA ke-59 dalam bidang Corporate Social Responsibility (CSR) Bakti BCA pilar Solusi Cerdas.

Head of CSR BCA, Sapto Rachmadi mengatakan, mahasiswa merupakan generasi penerus bangsa yang perlu terus ditingkatkan kualitasnya mengingat ketika lulus kuliah, mereka akan menghadapi tantangan untuk dapat bersaing dengan bangsa lain, terutama memasuki era Masyarakat Ekonomi Asean (MEA). Berbagai pihak kini terus berupaya untuk mengembangkan kualitas diri mahasiswa supaya tidak hanya memiliki generasi yang mampu bersaing, namun juga melahirkan calon pemimpin bangsa yang membanggakan. “BCA sebagai institusi perbankan yang ikut ambil bagian dalam membangun negeri, turut berkomitmen dalam mengembangkan karakter dan kemampuan diri mahasiswa,” ujar Sapto.

Melalui Dalam acara ini, para peserta akan diberikan empat pembekalan. Petama, self management untuk membangun kapasitas kepemimpinan yang profesional. Task management untuk membangun kapasitas kepemimpinan dalam mengerjakan tugas. Selanjutnya, relationship management untuk mempelajari keterampilan membangun hubungan yang efektif dalam team dan mengelola perbedaan dalam team. Terakhir, winning life style untuk mengembangkan pola berfikir dan membangun motivasi diri dalam rangka mencapai keberhasilan.

Pelatihan pengembangan diri untuk mahasiswa penerima Beasiswa Bakti BCA telah berlangsung secara berkelanjutan. Sebelumnya, BCA sudah pernah mengadakan pelatihan kepada penerima beasiswa Bakti BCA di Universitas Brawijaya, Universitas Airlangga, dan Universitas Gadjah Mada.

“Kami berharap melalui program ini BCA dapat mendorong lahirnya generasi muda yang profesional, dan berkompeten. Segala kerja keras dan upaya berbagai pihak dalam meningkatkan kualitas SDM tidak ada yang sia-sia, mari kita lihat kesuksesan bangsa ini di masa yang akan datang,” tutup Sapto.(*) Ria Martati

Apriyani

Recent Posts

Teknologi Terpadu Tekan Risiko Gangguan Operasional IT

Poin Penting Kerusakan atau hang perangkat operasional seperti aplikasi kasir bisa menyebabkan gangguan bisnis serius… Read More

3 hours ago

Asuransi Kesehatan Kian Menguat, OJK Catat 21 Juta Polis

Poin Penting OJK mencatat jumlah polis asuransi kesehatan mencapai sekitar 21 juta, sebagai bagian dari… Read More

3 hours ago

OJK Soroti Indikasi Proyek Fiktif di Fintech Lending, Minta Penguatan Tata Kelola

Poin Penting OJK menyoroti indikasi proyek fiktif di fintech lending dan menegaskan praktik fraud akan… Read More

3 hours ago

Risiko Banjir Meningkat, MPMInsurance Perkuat Proteksi Aset

Poin Penting Risiko banjir dan bencana meningkat, mendorong pentingnya proteksi aset sejak dini melalui asuransi… Read More

3 hours ago

OJK Targetkan Aset Asuransi Tumbuh hingga 7 Persen di 2026

Poin Penting OJK menargetkan aset asuransi tumbuh 5-7 persen pada 2026, seiring optimisme kinerja sektor… Read More

4 hours ago

OJK Targetkan Kredit Perbankan Tumbuh hingga 12 Persen di 2026

Poin Penting OJK memproyeksikan kredit perbankan 2026 tumbuh 10–12 persen, lebih tinggi dibanding target 2025… Read More

5 hours ago