Jakarta – PT Bank Central Asia Tbk (BCA) terus mendukung pelaku UMKM nasional melalui Gerakan Nasional (Gernas) Bangga Buatan Indonesia (BBI).
Presiden Direktur BCA Jahja Setiaatmadja mengungkapkan bahwa UMKM saat ini masih menjadi penopang ekonomi nasional ditengah pandemi covid-19. Dirinya menyebutkan, berdasarkan data Kementerian Koperasi dan UKM bahwa 64 juta unit pelaku UMKM telah berkontribusi 97% terhadap total tenaga kerja serta menyumbang 60% bagi PDB nasional.
“Melalui gerakan nasional bangga buatan Indonesia ini Kami berkomitmen untuk memberikan pendampingan bagi UMKM melalui kegiatan webinar inspiratif serta memberikan kesempatan dijadikan kantor cabang BCA di Bali dan mungkin nanti akan bertambah di wilayah lainnya,” kata Jahja dalam sambutannya secara virtual pada acara Gernas BBI, Senin 11 Januari 2021.
Jahja menambahkan, pihaknya juga telah memiliki program ‘Bangga Lokal’ yang visi misinya sama dengan Gernas BBI untuk mendukung UMKM di Indonesia agar dapat bertumbuh dan berkembang. Menurutnya, melalui program ‘Bangga Lokal’ yang berjalan mulai November 2020 hingga Desember 2020 BCA telah menggandeng 185 merchant yang menjadi binaan BCA.
“Jumlah ini diharapkan terus berkembang karena kemudahan akses melalui website BCA, kami pun memfasilitasi para pelaku UMKM dengan program kredit yang akan membantu permodalan maupun pembiayaan yang memadai,” tukas Jahja. (*)
Editor: Rezkiana Np
Poin Penting Presiden Prabowo mendorong riset kampus berorientasi hilirisasi dan industri nasional untuk meningkatkan pendapatan… Read More
PT Asuransi Jiwa BCA (BCA Life) berkolaborasi dengan PT Bank Central Asia Tbk (BCA) menghadirkan… Read More
Poin Penting Pengawasan OJK disorot DPR karena platform Dana Syariah Indonesia (DSI) masih dapat diakses… Read More
UOB Plaza yang berlokasi di distrik bisnis Jakarta, telah menerima sertifikat dan plakat GREENSHIP Existing… Read More
Poin Penting Pembiayaan UMKM BSI tembus Rp51,78 triliun hingga November 2025, dengan Rasio Pembiayaan Inklusif… Read More
Poin Penting Direktur Operasional Bank Mandiri, Timothy Utama, membeli 155 ribu saham BMRI senilai Rp744… Read More