Jakarta – PT Bank Central Asia Tbk (BCA) melalui CSR Bakti BCA menyalurkan donasi alat operasi katarak dan sarana pengambilan darah donor senilai total Rp1,3 miliar kepada Seksi Penanggulangan Buta Katarak (SPBK) Perdami Pengurus Pusat, Perdami Cabang DKI Jakarta, dan Perdami Cabang Riau serta Penyerahan Donasi Sarana Pengambilan Darah Donor kepada UTD PMI DKI Jakarta.
Presiden Direktur BCA Jahja Setiaatmadja bersama Executive Vice President Corporate Social Responsibility (CSR) BCA Inge Setiawati menyerahkan secara simbolis donasi 1 buah mikroskop dan instrumen katarak kepada Dr. Umar Mardianto, SpM (K) selaku Ketua SPBK Perdami Pengurus Pusat , sedangkan donasi 1 buah mikroskop kepada dr. Elvioza, SpM (K) Ketua Perdami Cabang DKI Jakarta.
Tak hanya itu aja, dukungan pembelian donasi 1 mesin phacoemulsifikasi juga diserahkan kepada kepada Dr Isfiyanto, SpM selaku perwakilan Perdami Cabang Riau serta donasi 6 set Blood Scale & Mixer kepada DR. Dr. Niken Ritchie, M. Biomed selaku Wakil Kepala UTD PMI DKI Jakarta di Jakarta, Selasa (03/11).
Jahja menilai, donasi tersebut ditujukan untuk mendukung peningkatan kualitas layanan kesehatan di Indonesia. “Kami ingin mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama membantu sesama yang membutuhkan. BCA juga berharap dukungan ini dapat memberikan dampak positif bagi kesehatan masyarakat secara berkelanjutan” kata Jahja di Menara BCA Jakrta, Selasa 3 Desember 2019.
Berdasarkan catatan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI) sendiri per 30 Agustus 2018, katarak merupakan penyumbang terbesar kebutaan di Indonesia yang hampir mencapai 60 persen.
Dengan begitu Jahja memahami bahwa pemulihan katarak dan kebutuhan darah di Indonesia masih menjadi salah satu masalah penting di bidang kesehatan yang dihadapi oleh masyarakat. Untuk itu diperlukan berbagai inisiatif dari berbagai pihak, termasuk sektor swasta.
“BCA, sebagai salah satu institusi perbankan yang dekat dengan masyarakat ingin memberikan perhatian lebih untuk peningkatan kualitas kesehatan masyarakat tak hanya melalui pelaksanaan operasi katarak gratis dan kegiatan donor darah saja. Oleh karena itu, dukungan ini menjadi bentuk wujud nyata kami untuk menjamin kesejahteraan masyarakat yang lebih baik,” ujar Jahja.
Jahja menambahkan, hingga tahun 2019, BCA bersama SPBK Perdami Pengurus Pusat telah melakukan 5.328 operasi mata katarak di berbagai daerah di Indonesia. Dan bersama PMI, berhasil mengumpulkan lebih dari 47 ribu kantong darah dari 108 kali penyelenggaraan donor darah. (*)
Editor: Rezkiana Np
Jakarta - Masyarakat perlu bersiap menghadapi kenaikan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) menjadi 12 persen pada 2025. Salah… Read More
Jakarta - Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif (Kemenkraf/Bekraf) memproyeksikan tiga tren ekonomi kreatif pada 2025. … Read More
Jakarta - Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mengungkapkan bahwa sejumlah barang dan jasa, seperti… Read More
Jakarta - Pemimpin tertinggi Gereja Katolik Sedunia Paus Fransiskus kembali mengecam serangan militer Israel di jalur… Read More
Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berbalik dibukan naik 0,98 persen ke level 7.052,02… Read More
Jakarta – Pengamat Pasar Uang, Ariston Tjendra, mengungkapkan bahwa kebijakan pemerintah terkait kenaikan Pajak Pertambahan Nilai (PPN)… Read More