Keuangan

BCA Digital Gandeng Indodana Salurkan Kredit Digital via Aplikasi

Jakarta – PT Bank Digital BCA atau BCA Digital terus berupaya memacu penyaluran kredit lewat kerja sama dengan berbagai partner. Terbaru, anak usaha Bank BCA ini menjalin kolaborasi dengan fintech lending, PT Artha Dana Teknologi atau Indodana. Dengan kolaborasi ini, pinjaman dana tunai (cash loan) bisa diakses melalui aplikasi Indodana.

Lanny Budiati, Direktur Utama BCA Digital mengatakan, kolaborasi ini digagas untuk mempermudah dan memperluas akses pinjaman dana tunai bagi masyarakat Indonesia. Nasabah atau pengguna Indodana sudah bisa mengakses cash loan tersebut sejak 27 April 2023 lalu.

“Kami melihat adanya kenaikan kebutuhan masyarakat untuk akses pendanaan. Oleh karena itu, BCA Digital berharap dengan kerja sama ini dapat memperluas pinjaman ke masyarakat Indonesia dengan membantu kebutuhan keuangan mereka. Pinjaman yang diberikan dapat diakses dengan mudah, cepat dan aman melalui aplikasi Indodana,” terang Lanny dalam keterangan resmi, Rabu, 10 Mei 2023.

Baca juga: SMF Siap Optimalkan Perluasan Mandat Demi Memacu Kinerja

Sementara, Direktur Indodana, Jerry Anson, menambahkan, kolaborasi dengan BCA Digital menjadi langkah strategis untuk memperkuat perekonomian Indonesia. Menurutnya, animo masyarakat Indonesia untuk melakukan transaksi secara daring semakin meningkat pasca pandemi. Kondisi ini akan mendorong pengajuan pinjaman di industri fintech lending.

“Kami mengapresiasi kepercayaan BCA Digital melalui kolaborasi dalam bentuk kredit digital atau penerusan pemberian fasilitas pinjaman (channeling) bersama Indodana. Kolaborasi ini menjadi langkah tegas Indodana dalam berkontribusi aktif meningkatkan inklusi keuangan di Indonesia dan memberikan kemudahan akses pembayaran digital yang aman, praktis, dan nyaman,” ujar Jerry.

Sebagai informasi, mengacu pada data Otoritas Jasa Keuangan (OJK), penyaluran pinjaman online melalui fintech lending mengalami kenaikan 44,6% year on year (yoy), atau menjadi Rp225,55 triliun pada 2022. (*) Ari Astriawan

Galih Pratama

Berkecimpung di industri media sejak 2014. Saat ini di infobanknews.com bertugas menulis dan menyunting artikel yang berkaitan dengan isu ekonomi, perbankan, pasar modal hingga industri keuangan non-bank (IKNB).

Recent Posts

OJK Dukung Rencana Purbaya Ubah PNM jadi Bank UMKM

Poin Penting OJK menyatakan akan mengikuti dan mendukung keputusan akhir Kementerian Keuangan terkait rencana pengambilalihan… Read More

12 mins ago

Asing Net Sell Rp1,77 Triliun, Saham BMRI, BBRI, dan ANTM Paling Banyak Dilego

Poin Penting Net foreign sell tembus Rp1,77 triliun, didominasi sektor keuangan (perbankan besar) dan energi,… Read More

36 mins ago

Trump Umumkan Gencatan Senjata 2 Pekan dengan Iran, Ini Syaratnya

Poin Penting: Presiden AS Donald Trump menetapkan gencatan senjata dua pekan sebagai hasil komunikasi dengan… Read More

42 mins ago

Mirae Asset Sebut Tekanan Eksternal Masih Bayangi IHSG dan Rupiah

Poin Penting Sentimen risk-off masih dominan, terlihat dari IHSG yang sempat turun di bawah 7.000… Read More

55 mins ago

Cadangan Devisa Indonesia Menyusut jadi USD148,2 Miliar, Ini Penjelasan BI

Poin Penting Cadangan devisa RI turun menjadi USD148,2 miliar per Maret 2026 dari USD151,9 miliar… Read More

1 hour ago

Nasib Gaji ke-13 ASN 2026 Belum Pasti, Menkeu Purbaya: Masih Dipelajari

Poin Penting: Pemerintah masih mengkaji apakah gaji ke-13 ASN akan terkena efisiensi anggaran. Keputusan final… Read More

1 hour ago