News Update

BCA Borong Penghargaan Bergengsi di The Finance Top 20

Jakarta – PT Bank Central Asia Tbk (BCA) meraih penghargaan “The Finance Top 20 Financial Institution Awards 2020” dalam kategori TOP 16 Bank untuk Buku 4. Tak hanya itu, Presiden Direktur BCA Jahja Setiaatmadha juga meraih “Best CEO 2020” dan Direktur Keuangan BCA Vera Eve Lim meraih “Best The Best CFO 2020”.

Dalam sambutannya, Presiden Direktur BCA Jahja Setiaatmadja mengaku bersyukur atas pencapaian yang di raih. Tak lupa Jahja juga menyampaikan rada terimakasih yang teramat dalam bagi seluruh karyawan BCA yang terus giat bekerja ditengah pandemi covid-19.

“Apa yang dikerjakan BCA sudah lama ditanam dan kini sedikit demi sedikit menuai hasil khususnya teman karyawan BCA yang tidak lelahnya mensupport,” kata Jahja saat menghadiri penganugrahan The Finance secara virtual di Jakarta, Kamis 10 Desember 2020.

Penghargaan “The Finance Top 20 Financial Institution Awards 2020” diberikan berdasarkan hasil rating bertajuk “Top 20 Lembaga Keuangan 2020” yang dilakukan oleh The Finance Research.

Rating ini mengukur performa masing-masing lembaga keuangan dari tiga sektor industri keuangan. Bahan baku utamanya adalah laporan keuangan (audited) dalam tiga tahun atau tiga periode terakhir (2017 – 2019), yang selanjutnya difilter berdasarkan size perusahaan.

Chairman The Finance, Eko B. Supriyanto mengatakan, industri keuangan, saat ini sedang menghadapi cobaan berat akibat pandemi Covid-19. Bahkan, sebelum muncul pandemi, situasi perekonomian nasional sudah mulai kurang kondusif.

“Saat ini ibaratnya sedang musim puso atau gagal panen. Banyak perusahaan keuangan yang mengalami penurunan kinerja dan pendapatan,” ujar Eko B. Supriyanto.

Berdasarkan data Biro Riset Infobank (birI), pada September 2020 BCA mampu membukukan laba hingga Rp20,9  triliun. BCA juga berhasil mencatat kinerja yang solid pada sembilan bulan pertama 2020. CASA tumbuh 16,1% YoY, mencapai Rp596,6 triliun, menghasilkan total dana pihak ketiga dengan pertumbuhan sebesar 14,3% YoY menjadi Rp780,7 triliun. (*)

Suheriadi

Recent Posts

Trump Deklarasi Perang Besar di Iran, Ini Potensi Dampaknya ke Ekonomi RI

Poin Penting Konflik AS-Iran memicu lonjakan harga minyak dunia dari sekitar USD73 hingga berpotensi USD120-140… Read More

5 hours ago

SMF Sebut Pendanaan Rumah Subsidi Tetap Terjaga di Tengah Ketidakpastian Ekonomi

Poin Penting SMF memastikan pendanaan rumah subsidi dan FLPP tetap terjaga dan berkelanjutan meski ekonomi… Read More

5 hours ago

Istana Bantah Anggaran Pendidikan Dipangkas karena Program MBG

Poin Penting Istana memastikan anggaran pendidikan tidak dipangkas meski program Makan Bergizi Gratis (MBG) dijalankan.… Read More

6 hours ago

Kabar Baik untuk Guru Honorer, Insentif Naik dan Tunjangan Non-ASN Tembus Rp2 Juta

Poin Penting Insentif guru honorer naik menjadi Rp400.000, pertama kali meningkat sejak program berjalan sejak… Read More

6 hours ago

Industri BPD Didorong Adopsi Agentic AI untuk Akselerasi Transformasi Digital

Poin Penting Industri BPD didorong mengadopsi agentic AI untuk meningkatkan efisiensi, keamanan siber, kepatuhan, dan… Read More

7 hours ago

PLN Beri Diskon 50 Persen Tambah Daya Lewat PLN Mobile Selama Ramadan 2026

Poin Penting PLN beri diskon 50% tambah daya listrik via PLN Mobile selama 25 Februari–10… Read More

7 hours ago