Peluncuran Kartu Kredit BCA Singapore Airlines
Jakarta – PT Bank Central Asia Tbk (BCA) terus menggenjot bisnis kartu kredit miliknya hingga akhir tahun. Tak tanggung-tanggung, pihaknya optimis masih dapat menumbuhkan bisnis kartu kredit sebesar 12 persen di tahun ini.
“Kalau target pertumbuhan tadi untuk pegangan YoY 12%” kata Direktur BCA Santoso di Jakarta, Senin 11 November 2019.
Saat ini, kata dia, bisnis kartu kredit di BCA sedang tumbuh cemerlang. Oleh karena itu pihaknya terus menggenjot bisnis tersebut dengan mengincar nasabah traveler. Menurutnya, dari seluruh nasabah kartu kredit, sebanyak 20 persen merupakan nasabah traveling.
“Artinya marketnya BCA sedikit meningkat, kalau kita amati tiga tahun terakhir proges luar biasa. Kita bisa membidik masyarakat kelas menengah, dimanasalah satu minat mereka traveling, kita lihat market disana 20 persen itu traveling,” kata Santoso.
Santoso menambahkan, untuk saat ini bisnis kartu kredit BCA dalam transaksi secara tahunan masih dapat tumbuh 14 persen sementara dari pertumbuhan costumer base teratat masih tumbuh hingga 13 persen.
Sebagai informasi, BCA masih mencatatkan kinerja positif pada penyaluran kreditnya. Tercatat pertumbuhan kredit hingga kuartal III-2019 mencapai 10,9 persen YoY menjadi Rp585 triliun.
Pertumbuhan kredit tersebut terutama didukung oleh segmen bisnis, dimana kredit korporasi meningkat 16,5 persen YoY menjadi Rp232 triliun dan kredit komersial & UKM tumbuh 10,5% YoY menjadi Rp192,2 triliun. (*)
Editor: Rezkiana Np
Poin Penting Kredit UMKM diproyeksikan hanya tumbuh 4-5% pada 2026, karena pertumbuhan sektor UMKM belum… Read More
Poin Penting Danantara menjadikan 2025 sebagai fase penguatan fundamental Garuda Indonesia, dan 2026 sebagai tahap… Read More
Poin Penting Laba bersih Astra International turun 3,34% menjadi Rp32,76 triliun pada 2025, seiring pendapatan… Read More
Poin Penting Askrindo Tarakan dan HIPMI Tarakan menandatangani MoU untuk penyediaan layanan asuransi umum, suretyship,… Read More
Poin Penting Biodiesel hemat devisa Rp720 triliun dan turunkan emisi 228 juta ton CO₂ sepanjang… Read More
Poin Penting IHSG melemah 0,31% ke level 8.209,32 pada perdagangan sesi I, belum mampu rebound.… Read More