Perbankan

BCA (BBCA) Beri Sinyal Dividen Interim Dibagikan 3 Kali untuk Tahun Buku 2026

Poin Penting

  • BCA memberi sinyal pembagian dividen interim hingga tiga kali pada tahun buku 2026.
  • Keputusan akan bergantung pada kondisi keuangan perseroan sepanjang 2026.
  • Untuk tahun buku 2025, BCA membagikan dividen Rp41,3 triliun atau Rp336 per saham.

Jakarta – PT Bank Central Asia Tbk. (BBCA) memberikan sinyal terkait rencana pembagian dividen interim untuk tahun buku 2026 yang berpotensi dilakukan hingga tiga kali.

Hal ini disampaikan Direktur Keuangan BCA Vera Eve Lim dalam dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) tahun buku 2025 yang digelar pada Kamis, 12 Maret 2026.

Vera mengatakan rencana pembagian dividen interim sebanyak tiga kali tersebut bergantung pada kondisi keuangan Perseoran sepanjang 2026.

“Sebagai informasi tambahan untuk tahun buku 2026, apabila kondisi keuangan memungkinkan, Direksi dengan persetujuan Dewan Komisaris dapat membagikan dividen interim 3 kali di tahun 2026 yang direncanakan akan dibagikan per kuartal,” kata Vera dalam RUPST Tahun Buku 2025.

Baca juga: BCA Tebar Dividen Rp41,3 Triliun untuk Tahun Buku 2025

Adapun, untuk tahun 2025, BCA memutuskan untuk membagikan dividen tahun buku 2025 sebesar Rp41,3 triliun atau Rp336 per lembar saham.

Pembagian dividen tunai tahun buku 2025 setara dengan dividend payout ratio sekitar 72 persen, lebih tinggi dibandingkan dengan tahun sebelumnya yang sebesar 67,4 persen.

Sebagaimana diketahui, BCA sebelumnya telah membagikan dividen interim senilai Rp55 atau total Rp6,77 triliun pada 22 Desember 2025.

Dengan demikian, sisanya senilai Rp281 per saham atau total Rp34,5 triliun dibagikan kepada pemegang saham.

Baca juga: Catat! Jadwal Operasional BCA Selama Libur Nyepi dan Lebaran 2026

Sedangkan, sisa laba bersih tahun 2025 yang tidak ditentukan penggunaannya ditetapkan sebagai laba ditahan.

Sebagai informasi, BCA berhasil membukukan laba sebesar Rp57,5 triliun, atau tumbuh 4,9 persen secara tahunan (year on year/yoy) sepanjang 2025.

Perolehan laba tersebut salah satunya ditopang oleh penyaluran kredit BCA yang tumbuh sebesar 7,7 persen yoy atau Rp993 triliun per Desember 2025. (*)

Editor: Yulian Saputra

Irawati

Bergabung dengan Infobanknews.com sejak April 2022. Lulusan Universitas Budi Luhur ini bertugas meliput isu ekonomi makro, moneter & fiskal, perbankan, hingga industri keuangan non-bank (IKNB).

Recent Posts

RUPST BCA Tetapkan Susunan Direksi Baru, David Formula Masuk Jajaran Direktur

Poin Penting RUPST BCA mengangkat David Formula sebagai Direktur Perseroan. Masa jabatan sejumlah anggota komisaris… Read More

22 mins ago

Laba MR.DIY Indonesia Tumbuh 16,2 Persen jadi Rp338,6 Miliar pada 2025

Poin Penting MR.DIY Indonesia membukukan laba bersih Rp338,6 miliar pada 2025, dengan pendapatan naik 16,7%… Read More

30 mins ago

Prabowo Pasang Target Danantara Sumbang Rp800 Triliun Tiap Tahun

Prabowo targetkan Danantara setor Rp800 triliun tiap tahun Poin Penting Prabowo menargetkan Danantara menyetor Rp800… Read More

1 hour ago

Di Tengah Dinamika Global, Aset BPKH Tembus Rp238,99 Triliun di 2025

Poin Penting Aset Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) mencapai Rp238,99 triliun pada 2025, tumbuh 8,12%… Read More

2 hours ago

Ketua Banggar DPR Minta Pemerintah Perkuat APBN, Usulkan 4 Kebijakan Ini

Poin Penting Banggar DPR mengusulkan empat langkah strategis untuk menjaga stabilitas APBN di tengah ketidakpastian… Read More

2 hours ago

BCA Tebar Dividen Rp41,3 Triliun untuk Tahun Buku 2025

Poin Penting PT Bank Central Asia Tbk membagikan dividen tahun buku 2025 sebesar Rp41,3 triliun… Read More

2 hours ago