Categories: News UpdatePerbankan

BCA Angkat Haryanto Budiman dan Gregory jadi Direktur Baru

Jakarta – PT Bank Central Asia Tbk (BCA) telah melaksanakan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST). Dalam rapat yang digelar hari ini (9/4), perseroan memutuskan untuk menyetujui pengangkatan dan pengunduran diri anggota direksi Bank BCA.

Dalam keterangan BCA yang dikutip di Jakarta, Kamis, 9 April 2020 menyebutkan, para pemegang saham memutuskan mengangkat Haryanto Tiara Budiman dan Gregory Hendra Lembong, serta menerima pengunduran diri Inawaty Handojo selaku Direktur yang merangkap Direktur Kepatuhan.

Menurut manajemen, pengangkatan dua anggota direksi baru BCA tersebut untuk melengkapi kapabilitas manajemen BCA dalam mengembangkan bisnis perseroan dalam menghadapi dinamika bisnis ditengah kompetisi ketat dan perkembangan teknologi digital di masa depan.

Dengan demikian berikut susunan anggota Dewan Komisaris dan Direksi Perseroan:

Dewan Komisaris

  1. Presiden Komisaris: Djohan Emir Setijoso
  2. Komisaris: Tonny Kusnadi
  3. Komisaris Independen: Cyrillus Harinowo
  4. Komisaris Independen: Raden Pardede
  5. Komisaris Independen: Sumantri Slamet

Direksi

  1. Presiden Direktur: Jahja Setiaatmadja
  2. Wakil Presiden Direktur: Armand Wahyudi Hartono
  3. Wakil Presiden Direktur: Suwignyo Budiman
  4. Direktur: Subur Tan
  5. Direktur: Henry Koenaifi
  6. Direktur Independen: Erwan Yuris Ang
  7. Direktur: Rudy Susanto
  8. Direktur: Santoso
  9. Direktur: Lianawaty Suwono
  10. Direktur: Vera Eve Lim
  11. Direktur (merangkap Direktur Kepatuhan): Inawaty Handojo*)
  12. Direktur (merangkap Direktur Kepatuhan): Haryanto Tiara Budiman**)
  13. Direktur: Gregory Hendra Lembong**)

Catatan:​

  1. *) Masih menjabat sampai dengan Haryanto Tiara Budiman efektif menjabat
  2. **) Efektif pada hari kerja pertama bulan berikutnya setelah Perseroan menerima persetujuan OJK

Editor: Rezkiana Np

Suheriadi

Recent Posts

Laba BSI Tumbuh 8,02 Persen Jadi Rp7,57 Triliun di 2025

Poin Penting BSI membukukan laba bersih Rp7,57 triliun sepanjang 2025, naik 8,02 persen yoy, ditopang… Read More

29 mins ago

Standard Chartered Beberkan Peluang Investasi pada 2026

Poin Penting Standard Chartered mendorong portofolio yang disiplin, terstruktur (core, tactical, opportunistic), dan terdiversifikasi lintas… Read More

2 hours ago

Profil Juda Agung, Wamenkeu Baru dengan Kekayaan Rp56 Miliar

Poin Penting Presiden Prabowo melantik Juda Agung sebagai Wakil Menteri Keuangan, menggantikan Thomas Djiwandono yang… Read More

3 hours ago

IHSG Sesi I Ditutup Anjlok 2,83 Persen ke Posisi 7.874, Seluruh Sektor Tertekan

Poin Penting IHSG lanjut melemah tajam – Pada sesi I (6/2), IHSG ditutup turun 2,83%… Read More

3 hours ago

Moody’s Pangkas Outlook RI Jadi Negatif, Airlangga: Perlu Penjelasan Soal Peran Danantara

Poin Penting Moody’s menurunkan outlook Indonesia dari stabil menjadi negatif, namun mempertahankan sovereign credit rating… Read More

3 hours ago

Outlook Negatif dari Moody’s Jadi Alarm Keras untuk Kebijakan Prabowo

Poin Penting Penurunan outlook dari stabil ke negatif dinilai Celios sebagai peringatan terhadap arah kebijakan… Read More

4 hours ago