Categories: News UpdatePerbankan

BCA Akan Gabungkan Bank Royal dengan Satu Bank Kecil

Jakarta– PT Bank Central Asia Tbk (BCA) mengaku akan menggabungkan PT Bank Royal Indonesia (Bank Royal) dengan satu bank kecil yang akan diakusisi pada waktu ke depan.

Direktur BCA Rudy Susanto menyebut, niat penggabungan tersebut dilakukan guna mentaati aturan mengenai kepemilikan tunggal alias single presence policy (SPP) perbankan milik Otoritas Jasa Keuangan (OJK) yang tertuang dalam Peraturan OJK Nomor 39/POJK.03/2017 tentang Kepemilikan Tunggal Perbankan Indonesia.

“Kami coba tetap cari satu bank lagi yang kecil untuk dimerger ke Bank Royal sebenernya. Karena kan ada policy, kalau mau kontrol majority harus minimal dua bank dijadikan satu,” kata Rudy di Bursa Efek Indonesia Jakarta, Rabu 21 Agustus 2019.

Dirinya mengungkapkan, bahwa rencana akusisi dua bank tersebut telah tertuang pada Rencana Bisnis Bank (RBB) BCA dalam 2-3 tahun sebelumnya. Dengan memiliki saham dari kedua bank, induk perusahaan dapat menyatukan kedua anak perusahaan yang telah diakusisi tersebut.

Rudy menambahkan, hingga saat ini pihaknya masih terus memantau kondisi pasar dan industri perbankan untuk dapat melakukan aksi akusisi selanjutnya. “Makanya kami punya intensi untuk ambil dua bank dari awal. Tapi kami tetap akan cari yang sizenya pas dan harganya tepat untuk kami,” kata Rudy.

Sebelumnya, pada paparan kinerja BCA pada Juli 2019 lalu Presiden Direktur BCA Jahja Setiaatmadja mengatakan, nantinya Bank Royal akan diarahkan menjadi bank digital dengan fokus penyaluraan kredit melalui kanal digital alias peer to peer lending (P2P lending). Sementara sang induk BCA lebih kepada bisnis rekening nasabah untuk efisiensi proses.

Sementara pada proses akusisi Bank Royal sendiri ditargetkan dapat rampung pada kuratal ketiga tahun ini. (*)

 

Editor: Rezkiana Np

Suheriadi

Recent Posts

Kasus Kredit Macet Sritex: Ketika Pasal Karet Jadi “Hantu” Bankir dan Hadang Denyut Nadi Ekonomi

Oleh Mikail Mo, Direktur Research dari The Asian Institute for Law, Economic and Capital Market… Read More

1 hour ago

BNI Ingatkan Nasabah Waspada Modus Phishing Jelang Lebaran

Poin Penting BNI mengingatkan lonjakan transaksi Ramadan dan pencairan THR meningkatkan risiko kejahatan siber, khususnya… Read More

3 hours ago

IHSG Dibuka Menguat 0,52 Persen ke Level 8.280

Poin Penting IHSG dibuka naik 0,52 persen ke 8.323,99 saat pembukaan, didominasi 282 saham menguat.… Read More

4 hours ago

Harga Emas Hari Ini (25/2): Galeri24 dan UBS Kompak Naik, Antam Anjlok

Poin Penting Harga emas Galeri24 di Pegadaian naik Rp22.000 menjadi Rp3.085.000 per gram pada 25… Read More

4 hours ago

IHSG Berpotensi Kembali Melemah di Rentang 8.200-8.250

Poin Penting IHSG (25/2) diproyeksi melanjutkan pelemahan dengan menguji support di level 8.200–8.250, meski rebound… Read More

4 hours ago

Bank Mega Gandeng IKPI Perkuat Pemahaman Coretax ke Nasabah

Poin Penting PT Bank Mega menggandeng IKPI dan FlazzTax menggelar Seminar Coretax untuk mengedukasi nasabah… Read More

15 hours ago