Market Update

BBRM Bakal Tambah Kapal Baru untuk Dongkrak Kinerja 2026

Poin Penting

  • BBRM akan menambah satu kapal penunjang lepas pantai untuk mendorong kinerja dan laba pada 2026.
  • Kinerja keuangan tumbuh positif, pendapatan naik 9% dan laba kotor meningkat 19% hingga September 2025.
  • Strategi berkelanjutan difokuskan pada efisiensi, teknologi ramah lingkungan, penguatan pelanggan, dan peremajaan armada.

Jakarta – PT Pelayaran Nasional Bina Buana Raya Tbk (BBRM) berencana menambah satu unit kapal penunjang lepas pantai guna mendorong pertumbuhan laba Perseroan .pada 2026

Direktur Utama BBRM, Naim Machzyumi, mengatakan bahwa Perseroan juga akan terus melakukan berbagai terobosan untuk mempertahankan pelanggan-pelanggan lama sekaligus menggaet pelanggan baru.

“Tentunya, apa yang tadi saya katakan bahwa kami akan terus melakukan terobosan-terobosan untuk mencari customer-customer kami yang sudah ada dan lain itu akan bisa meningkatkan profit di kuartal pertama 2026,” ujar Naim dalam Paparan Publik Insidentil di Jakarta, Rabu, 7 Januari 2026.

Baca juga: Bergerak Variatif, IHSG Ditutup Menguat 0,18%

Sebagai informasi, saat ini, BBRM memiliki dua segmen usaha utama. Segmen kapal penunjang lepas pantai terdiri dari 4 unit kapal, sedangkan segmen kapal Self Propelled Barge (SPB) memiliki 1 unit kapal.

Penambahan armada diharapkan dapat memperkuat kapasitas operasional sekaligus meningkatkan kontribusi pendapatan Perseroan ke depan.

Kinerja Keuangan Tumbuh Positif

Adapun dari sisi kinerja keuangan, BBRM mencatat pertumbuhan positif hingga September 2025. Pendapatan perseroan naik 9 persen menjadi Rp10,14 miliar dibandingkan Rp9,28 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya.

Seiring peningkatan pendapatan tersebut, laba kotor Perseroan juga meningkat 19 persen menjadi Rp4,78 miliar dari sebelumnya Rp4,02 miliar.

Baca juga: RUPS Tahunan Pelayaran Nasional Bina Buana Raya

Strategi Jaga Kinerja Berkelanjutan

Untuk menjaga kinerja keuangan yang berkelanjutan, BBRM telah menyusun sejumlah strategi. Di antaranya investasi pada teknologi ramah lingkungan guna meminimalkan dampak lingkungan armada serta meningkatkan efisiensi operasional melalui pengembangan teknologi.

Lalu memperkuat hubungan dengan pelanggan yang sudah ada dan membina kemitraan baru baik di pasar domestik maupun internasional dengan memberikan kualitas layanan yang unggul, dapat diandalkan, dan responsif.

Selain itu, BBRM fokus mengembangkan sumber daya manusia yang terampil dan kompeten melalui program pelatihan, sertifikasi, dan pengembangan profesional berkelanjutan bagi awak kapal dan karyawan.

Baca juga: Resmi Melantai di Bursa, Harga Saham Pelayaran Jaya (PJHB) Sentuh ARA

Perseroan juga menyiapkan penambahan belanja modal atau capital expenditure (capex) yang didukung neraca keuangan yang kuat, termasuk untuk peremajaan armada yang sudah berusia tua. (*)

Editor: Yulian Saputra

Khoirifa Argisa Putri

Recent Posts

Belanja Pemerintah Pusat Tembus Rp2.602,3 Triliun di Akhir 2025

Poin Penting Realisasi belanja pemerintah pusat hingga akhir 2025 mencapai Rp2.602,3 triliun atau 96,3 persen… Read More

35 mins ago

Maybank Indonesia Buka Rencana 2026, Targetkan Kredit Tumbuh hingga 10 Persen

Poin Penting Maybank Indonesia membidik pertumbuhan kredit di kisaran 9-10 persen, di atas pertumbuhan ekonomi.… Read More

41 mins ago

Defisit APBN Melebar, Purbaya: Saya Bisa Bikin 0 Persen, tapi Ekonomi Morat-Marit!

Poin Penting Defisit APBN 2025 melebar mencapai Rp695,1 triliun atau 2,92 persen dari PDB, lebih… Read More

1 hour ago

Maybank Marathon 2026 Ditargetkan Dongkrak Ekonomi Bali Rp300 Miliar

Poin Penting Maybank Marathon 2026 ditargetkan menciptakan dampak ekonomi hingga Rp300 miliar, naik dari kontribusi… Read More

1 hour ago

IHSG Tembus 9.000, Purbaya: Cerminkan Kepercayaan Investor ke RI

Poin Penting IHSG tembus 9.000 mencerminkan meningkatnya kepercayaan investor terhadap prospek perekonomian Indonesia dan kebijakan… Read More

2 hours ago

Pembiayaan Mobil Listrik Diproyeksi Tumbuh Positif di 2026, Ini Kata OJK

Poin Penting OJK memproyeksikan pembiayaan mobil listrik tetap tumbuh impresif pada 2026, didorong tren elektrifikasi,… Read More

2 hours ago