Jakarta–Badan Amil Zakat Nasional dan Mataharimall luncurkan layanan pembayaran zakat online pada awal Ramadan 2017. Tujuan dari layanan ini adalah untuk memudahkan masyarakat dalam melakukan pembayaran zakat.
Arifin Purwakananta, Direktur Koordinasi Pengumpulan, Komunikasi dan Informasi Zakat Nasional, mengatakan, layanan ini selain memberikan kemudahan juga akan menjamin transparansi dan terpercaya.
Dia melanjutkan, layanan ini juga memberikan kalkulator zakat sehingga zakat yang dibayarkan tidak akan keliru. Tidak hanya itu, kemudahan ini membuat setiap muzakih bisa melakukan pembayaran di mana saja dan kapan saja.
“Yang paling penting, masyarakat mau mencoba untuk berzakat secara online. Kami juga harus bergerak secara lincah dengan bekerja sama dengan pihak swasta. Kami bisa cepat, lincah, dan bekerja dengan cepat,” jelasnya pada momen peluncuran layanan ini di kantor Baznas di bilangan Sudirman, Jakarta, Rabu, 31 Mei 2017.
Alvin Aulia Akbar, Head of Communications and Partnership Mataharimall, mengatakan bahwa pihaknya harus terus berinovasi dalam layanan. Pada momen Ramadan ini adalah waktu yang tepat meluncurkan layanan zakat online ini.
Dia melanjutkan, banyaknya masyarakat yang masih belum sadar akan kewajiban berzakat menjadi salah satu alasan layanan ini diluncurkan. Selain itu, layanan ini juga untuk memudahkan para muzakih untuk menyalurkan zakat ke mana.
“Saat ini, pembayaran zakat masih konvensional. Padahal, 70 persen masyarakat indonesia sudah melek digital dan kenal dengan internet. Layanan ini mudah karena semuanya tinggal klik,” sambungnya. (*) Indra H
Poin Penting IHSG ditutup menguat 2,52 persen ke level 8.122,59 pada perdagangan 3 Februari 2026.… Read More
Jakarta - Jalan terjal yang dilalui bank-bank KBMI 2 belakangan ini kelihatannya terasa makin berat.… Read More
Poin Penting Platform emas digital JWR runtuh dan membekukan dana investor hingga puluhan triliun rupiah… Read More
Poin Penting Perputaran tambang emas ilegal melonjak hingga Rp992 triliun, menunjukkan praktik ilegal semakin masif… Read More
Poin penting Mantan Menteri Kehakiman China Tang Yijun divonis penjara seumur hidup atas kasus suap… Read More
Poin Penting BNI membukukan laba bersih Rp20 triliun sepanjang 2025, ditopang pertumbuhan kredit 15,9% ke… Read More