Baznas Ciptakan Peluang Bisnis di Kalangan Pelajar

Jakarta – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) terus mendorong upaya terciptanya peluang bisnis di masyarakat guna menggerakan perekonomian. Dengan munculnya bisnis-bisnis baru, maka akan tercipta lapangan kerja yang dapat mengurangi tingkat pengangguran.

Salah satu upaya yang dilakukan adalah dengan menggelar kompetisi bisnis tingkat pelajar Jakbee Bussines Proposal tingkat Provinsi. Saat ini ada sebanyak 26 kelompok pelajar dari enam wilayah DKI Jakarta yang telah berhasil masuk ke babak final.

Wakil ketua 2 Baznas (Bazis) DKI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan Saat Suharto mengatakan, para finalis diberi kesempatan untuk mempresentasikan proposal bisnis yang diajukan. Bahkan para peserta membawa contoh produk yang mereka buat untuk diperlihatkan kepada para dewan juri.

“Dalam sesi ini mereka mencoba menarik perhatian para dewan juri dengan penampilan presentasi yang penuh percaya diri, ditunjang dengan tampilan slide materi yang benar-benar dipersiapkan dengan baik,” ujar dia dalam keterangannya di Jakarta, Jumat, 6 Desember 2019.

Bermacam produk hasil kreatifitas ditampilkan dalam ajang kompetisi kali ini. Mayoritas merupakan produk kuliner, seperti box Sehat.id yang merupakan makanan sehat berbasis semi vegatarian karya pelajar SMAN 73 Jakarta Utara, kerupuk cuwe millenial yang merupakan makanan khas masyarakat Pulau Seribu dari pelajar SMKN 61 Kepulauan Seribu, brownies singkong atau Browsing dan Telang Licious yang merupakan cake dessert dari bunga Telang karya pelajar SMKN 14 Jakarta Utara, serta Jamu Presiden (Jampres) dan Ice Aloe karya pelajar SMKN 40 Jakarta Timur.

Selain itu, ada pula produk nonkuliner yang mereka tampilkan, seperti Nusa, produk jasa berbasis aplikasi andorid, produk VCO karya SMKN 23 Jakarta dan produk t-shirt ineka dengan tema hero dan kebudayaan Indonesia dari SMA 41 Jakarta Selatan.

Melihat apa yang ditampilkan oleh para pelajar di ajang kompetisi ini, pihaknya mengaku bangga bahwa mereka bisa menunjukkan kreatifitas dalam menciptakan dan mengemas produk dengan baik. Harapannya ide bisnis ini bisa direalisasikan.

“Jika mereka diberi kesempatan untuk mengembangkan ide-ide bisnisnya ini, maka akan terbuka lapangan pekerjaan bagi banyak orang sehingga persoalan pengangguran di Jakarta akan bisa ditekan dengan maksimal,” paparnya. (*)

Rezkiana Nisaputra

Recent Posts

Asbisindo Institute–VOCASIA Hadirkan E-Learning untuk Perkuat Kompetensi Bankir Syariah

Poin Penting Asbisindo Institute dan VOCASIA meluncurkan platform e-learning terintegrasi untuk memperkuat kapabilitas SDM perbankan… Read More

8 hours ago

Penyelundupan BBM Subsidi Marak, DPR Desak Pengawasan Diperketat

Poin Penting Penyelundupan BBM bersubsidi masih marak dan meresahkan masyarakat, terutama yang berhak menerima subsidi… Read More

13 hours ago

Grab Luncurkan 13 Fitur Baru Berbasis AI, Apa Saja?

Poin Penting Grab meluncurkan 13 fitur berbasis AI di acara GrabX untuk meningkatkan kenyamanan pengguna,… Read More

13 hours ago

Indonesia SIPF Siapkan Consultation Paper, Ini Tujuannya

Poin Penting SIPF menyiapkan consultation paper untuk mendorong Lembaga Perlindungan Pemodal masuk dalam revisi UU… Read More

13 hours ago

BI Sinyalkan Ruang Penurunan BI Rate Kian Sempit, Dampak Konflik Timur Tengah

Poin Penting Ruang penurunan suku bunga makin sempit, BI fokus pada stabilitas di tengah ketidakpastian… Read More

13 hours ago

Lo Kheng Hong Borong Saham Intiland dan Gajah Tunggal, Ini Profilnya

Poin Penting Lo Kheng Hong terus mengakumulasi saham DILD dan GJTL sepanjang awal 2026 saat… Read More

14 hours ago