Bayar Utang Pemerintah, Cadangan Devisa RI Tergerus USD3,4 Miliar

Bayar Utang Pemerintah, Cadangan Devisa RI Tergerus USD3,4 Miliar

Jor-Joran Utang, Pengelolaan Fiskal Dinilai Masih Keropos
Share on whatsapp
Share on facebook
Share on email
Share on linkedin

Jakarta – Bank Indonesia (BI) mengumumkan posisi cadangan devisa Indonesia pada akhir April 2022 sebesar USD135,7 miliar, atau menurun USD3,4 miliar bila dibandingkan dengan posisi pada akhir Maret 2022 yang tercatat sebesar USD139,1 miliar.

Direktur Eksekutif Kepala Departemen Komunikasi BIn, Erwin Haryono mengatakan, penurunan posisi cadangan devisa pada April 2022 antara lain dipengaruhi oleh kebutuhan pembayaran utang luar negeri pemerintah dan antisipasi kebutuhan likuiditas valas sejalan dengan meningkatnya aktivitas perekonomian.

“Cadangan devisa tersebut mampu mendukung ketahanan sektor eksternal serta menjaga stabilitas makroekonomi dan sistem keuangan,” ujar Erwin dikutip 13 Mei 2022.

Lebih lanjut dirinya mengungkapkan, posisi cadangan devisa sebesar USD135,7 miliar tersebut setara dengan pembiayaan 6,9 bulan impor atau 6,7 bulan impor dan pembayaran utang luar negeri pemerintah, serta berada di atas standar kecukupan internasional sekitar 3 bulan impor.

“Ke depan, Bank Indonesia memandang cadangan devisa tetap memadai, didukung oleh stabilitas dan prospek ekonomi yang terjaga, seiring dengan berbagai respons kebijakan dalam mendorong pemulihan ekonomi,” ucap Erwin. (*)

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Segera Daftarkan Diri Anda Menjadi Kontributor di

Silahkan isi Form di bawah ini

[ultimatemember form_id=”1287″]