Categories: Perbankan

Bayar Listrik Kini Bisa Melalui e-banking BNI Syariah

Kerjasama ini diharapkan mampu memberikan manfaat bagi masyarakat, mitra perbankan, serta PLN. Ria Martati.

Jakarta– PT BNI Syariah menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara BNI Syariah dengan PT PLN (Persero). Kerja sama tersebut terkait proses pembayaran tagihan listrik dan tagihan lainnya dalam sistem P2APST. Penandatanganan PKS diwakili oleh Direktur Operasional BNI Syariah, Bapak Junaidi Hisom.

Junaidi mengatakan, kini pelanggan tidak perlu lagi antri di loket pembayaran listrik. “Cukup dengan melakukan pembayaran dengan sistem online yang telah tersedia melalui layanan e-banking BNI Syariah,” ujar Junaidi dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Rabu 30 September 2015.

Penandatanganan PKS ini diikuti oleh 58 mitra perbankan yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas pelayanan pelanggan PLN. Selain itu, kerjasama ini juga bertujuan untuk menampung dana pembayaran tagihan listrik dan non-listrik PT PLN (Persero) seluruh Indonesia, sehingga tercipta efisiensi kegiatan operasional perusahaan.

Di tengah kondisi ekonomi saat ini kinerja BNI Syariah triwulan kedua tahun 2015 mengalami pertumbuhan yakni asset meningkat 20,19 % year on year (yoy) dari Rp 17,35 triliun pada Juni 2014 menjadi Rp 20,85 triliun pada Juni 2015. Pertumbuhan asset didukung oleh kenaikan pembiayaan sebesar 25,24 % yoy dimana pada Juni 2014 sebesar Rp 13, 37 triliun dan pada Juni 2015 menjadi Rp 16,74 triliun.

Dari total pembiayaan sebesar Rp 16,74 T, pembiayaan konsumtif mendominasi sebesar 53.17 %, kemudian diikuti pembiayaan produktif UKM 22,07%, pembiayaan komersial  sebesar 16,15%, pembiayaan mikro 6,3%, dan pembiayaan kartu Hasanah Card 2,29%.

Apriyani

Recent Posts

Penyelundupan BBM Subsidi Marak, DPR Desak Pengawasan Diperketat

Poin Penting Penyelundupan BBM bersubsidi masih marak dan meresahkan masyarakat, terutama yang berhak menerima subsidi… Read More

4 hours ago

Grab Luncurkan 13 Fitur Baru Berbasis AI, Apa Saja?

Poin Penting Grab meluncurkan 13 fitur berbasis AI di acara GrabX untuk meningkatkan kenyamanan pengguna,… Read More

4 hours ago

Indonesia SIPF Siapkan Consultation Paper, Ini Tujuannya

Poin Penting SIPF menyiapkan consultation paper untuk mendorong Lembaga Perlindungan Pemodal masuk dalam revisi UU… Read More

4 hours ago

BI Sinyalkan Ruang Penurunan BI Rate Kian Sempit, Dampak Konflik Timur Tengah

Poin Penting Ruang penurunan suku bunga makin sempit, BI fokus pada stabilitas di tengah ketidakpastian… Read More

4 hours ago

Lo Kheng Hong Borong Saham Intiland dan Gajah Tunggal, Ini Profilnya

Poin Penting Lo Kheng Hong terus mengakumulasi saham DILD dan GJTL sepanjang awal 2026 saat… Read More

4 hours ago

IHSG Ditutup Melesat 4,42 Persen ke Level 7.279, BRPT hingga PTRO jadi Top Gainers

Poin Penting IHSG melonjak 4,42% ke level 7.279, dengan mayoritas saham (623) ditutup menguat. Seluruh… Read More

5 hours ago