Ekonomi dan Bisnis

BASF Siap Bangun Industri Baterai Mobil Listrik Senilai Rp38,22 T di RI

Hannover – Keikutsertaan Indonesia dalam Hannover Messe 2023 bukan sekadar sebagai ajang promosi teknologi semata, tapi juga bagaimana pemerintah bisa menggaet investor dari luar untuk menginvestasikan usahanya di Tanah Air.

Kabar baiknya, ternyata sudah ada beberapa perusahaan ternama dari Jerman yang menyatakan komitmennya untuk berinvestasi di Indonesia.

Seperti yang disampaikan Menteri BUMN Erick Thohir saat mendampingi Presiden Joko Widodo dalam pertemuan bisnis dengan tiga bos perusahaan Eropa di Hotel Kastes Luisenhoff, Hannover, Jerman.

“Kabar baik untuk Indonesia. Tiga pemimpin perusahaan, yakni BASF, Erament, dan Volkswagen Group melalui PowerCo menyatakan ketertarikannya untk berinvestasi pada pembangunan ekosistem industri baterai mobil listrik di Indonesia,” tulis Erick dalam akun resmi Instagramnya, Senin, 17 April 2023.

Erick menjelaskan, di antara tiga perusahaan tersebut, BASF menyampaikan bahwa mereka siap berinvestasi dalam pembangunan ekosistem baterai mobil listrik. Rencananya, mereka akan membangun pabrik baterai listrik di Maluku Utara dan mulai beroperasi pada akhir 2023.

“Kerja sama ini menjamin pembukaan lapangan kerja baru di Tanah Air, dan diharapkan bisa meningkatkan neraca ekonomi di Indonesia,” ujar Erick

Untuk membagun industri baterai listrik, dikabarkan perusahaan BASF akan menggelontorkan investasi mencapai US$2,6 miliar atau sekitar Rp38,22 triliun (asumsi kurs Rp14.750 per dolar AS).(*)

Galih Pratama

Recent Posts

OTT KPK di Bea Cukai: Eks Direktur P2 DJBC Ditangkap, Uang Miliaran-Emas 3 Kg Disita

Poin Penting KPK melakukan OTT di lingkungan Bea Cukai Kemenkeu dan menangkap Rizal, mantan Direktur… Read More

6 hours ago

Istana Bantah Isu 2 Pesawat Kenegaraan untuk Prabowo, Ini Penjelasannya

Poin Penting Istana membantah kabar Presiden Prabowo menggunakan dua pesawat kenegaraan untuk perjalanan luar negeri.… Read More

6 hours ago

BTN Targetkan Pembiayaan 20.000 Rumah Rendah Emisi pada 2026

Poin Penting BTN menargetkan pembiayaan 20.000 rumah rendah emisi pada 2026, setelah menyalurkan 11.000 unit… Read More

6 hours ago

Apa Untungnya Danantara Masuk Bursa Saham? Ini Kata Pakar

Poin Penting Pakar menilai masuknya Danantara Indonesia ke pasar modal sah secara hukum dan tidak… Read More

7 hours ago

BTN Ungkap Penyebab NPL Konstruksi Tinggi, Fokus Bereskan Kredit Legacy

Poin Penting NPL konstruksi BTN berasal dari kredit legacy sebelum 2020 yang proses pemulihannya membutuhkan… Read More

7 hours ago

Risiko Bencana Tinggi, Komisi VIII Minta Anggaran dan Sinergi Diperkuat

Poin Penting Komisi VIII DPR RI menekankan sinergi lintas kementerian dan lembaga untuk memperkuat penanggulangan… Read More

7 hours ago